Manajemen Inter Miami membantah telah melanggar aturan Liga Utama Sepak Bola Amerika Serikat (MLS) dalam proses perekrutan gelandang asal Brasil, Casemiro. Pemilik klub, Jorge Mas, menegaskan bahwa seluruh prosedur resmi liga telah diikuti sebelum negosiasi dimulai. Pernyataan ini muncul setelah MLS meluncurkan investigasi terkait dugaan kontak tanpa izin antara klub dan mantan pemain Real Madrid tersebut.
Investigasi dipicu oleh laporan resmi dari LA Galaxy. Mas menjelaskan bahwa Inter Miami terlebih dahulu meminta izin resmi kepada liga untuk bernegosiasi karena hak penemuan (discovery rights) Casemiro dipegang oleh LA Galaxy. Dalam regulasi MLS, sistem ini memberikan hak prioritas eksklusif kepada klub tertentu untuk merekrut pemain internasional.
Pihak klub mengonsultasikan status hak tersebut kepada liga mengingat daftar hak penemuan tidak dibuka untuk publik. Setelah mengonfirmasi kepemilikan hak oleh LA Galaxy, kedua klub mencapai kesepakatan finansial yang membuka jalan bagi Inter Miami untuk bernegosiasi secara sah.
Pimpinan klub membantah tegas adanya interaksi yang mendahului izin resmi. Mereka menolak tuduhan yang menjadi pemicu investigasi, yakni adanya komunikasi ilegal sebelum proses administrasi selesai. LA Galaxy menuduh Inter Miami melakukan pendekatan prematur kepada sang pemain. Di sisi lain, Mas mengkritik efektivitas sistem hak penemuan liga yang dinilainya mempersulit transaksi antar-klub.
Penyelidikan MLS masih berlangsung saat Inter Miami mengumumkan kontrak Casemiro hingga Mei 2027 dengan opsi perpanjangan hingga akhir 2029. Pemain berusia 34 tahun itu telah menjalani laga perdana dan membawa timnya meraih kemenangan atas CF Montréal.
Artikel Terkait
Messi Kembali Berlatih, Inter Miami Siap Hadapi Columbus Crew
New York City FC Incar Kemenangan Ketiga Beruntun saat Menjamu Toronto FC
Messi Kembali ke Inter Miami Usai Kekalahan Pahit di Final Piala Dunia
Inter Miami Taklukkan Montreal dengan Gol Penalti Suarez, Berterame Alami Insiden Keras