Anfield bergemuruh. Di bawah lampu sorot stadion yang ikonik itu, Liverpool menuntaskan laga pekan ke-24 dengan kemenangan telak 4-1 atas Newcastle United, Minggu dini hari tadi. Hugo Ekitike jadi bintang dengan dua golnya.
Hasil ini mengukuhkan posisi The Reds di peringkat lima klasemen dengan 39 poin. Sementara Newcastle, dengan koleksi 33 poin, harus puas bertengger di urutan kesepuluh.
Kedua pelatih langsung menurunkan skuat terbaiknya. Liverpool misalnya, menempatkan Alisson di bawah mistar, dengan barisan pertahanan Szoboszlai, Konate, van Dijk, dan Kerkez. Lini tengah dan serangan diisi oleh Gravenberch, Mac Allister, Gakpo, serta trio maut Salah, Wirtz, dan sang pencetak gol, Ekitike.
Newcastle tak kalah siap. Nick Pope menjaga gawang, dilindungi empat bek: Trippier, Thiaw, Burn, dan Hall. Tonali, Ramsey, dan Willock mengisi lini tengah, mendukung trio penyerang Elanga, Barnes, dan Gordon.
Pertandingan langsung berjalan dengan tempo tinggi. Serangan balik demi serangan balik terjadi, meski Liverpool terlihat lebih sering memegang kendali bola. Tapi sepak bola memang tak pernah bisa ditebak. Newcastle, melawan arus, justru yang membuka keunggulan lebih dulu.
Di menit ke-36, kekacauan terjadi di kotak penalti Liverpool. Bola hasil intersep seorang pemain tuan rumah malah jatuh mulus ke kaki Anthony Gordon. Tanpa ampun, gelandang Inggris itu melepaskan tembakan yang tak bisa dihalangi Alisson. 0-1 untuk tamu.
Namun begitu, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya lima menit berselang, Liverpool menyamakan kedudukan. Florian Wirtz dengan cerdik memberikan assist kepada Hugo Ekitike, yang dengan tenang menempatkan bola ke sudut kiri bawah gawang Pope. 1-1.
Dan dua menit kemudian, suasana benar-benar berbalik! Dimulai dari sepakan gawang Alisson, bola diteruskan oleh Kerkez ke depan. Ekitike, yang berlari kencang, mengambil alih, menerobos ke kotak penalti, dan melepaskan sepakan datar yang menggoyang jala Newcastle untuk kedua kalinya malam itu. 2-1! Dua gol dalam waktu singkat mengubah kompleksitas pertandingan.
Babak pertama ditutup dengan dominasi statistik Liverpool: 61% penguasaan bola dan 8 percobaan tembakan, separuhnya mengarah ke gawang. Newcastle membalas dengan 6 tembakan.
Memasuki babak kedua, Liverpool tak mau berpuas diri. Di menit ke-67, mereka memperlebar jarak. Mohamed Salah, seperti biasa, jeli melihat pergerakan. Umpan tariknya yang datar disambar sempurna oleh Florian Wirtz di depan gawang. 3-1.
Serangan masih terus dilancarkan. Hanya selang dua menit kemudian, Mohamed Salah nyaris menambah gol. Sayang, tendangannya melayang tipis di sisi kanan gawang Pope.
Newcastle tentu tak menyerah. Anthony Gordon, yang sudah mencetak gol, kembali mencoba peruntungan di menit 78. Tembakannya dari tepi kotak penalti masih meleset tipis di sebelah kiri tiang gawang Liverpool.
Laga semakin panas mendekati akhir. Tapi justru di masa injury time, tepatnya menit 90 3, Ibou Konate menyegel kemenangan mutlak Liverpool. Dengan tenang ia mencatatkan namanya di papan skor. 4-1. Skor akhir yang tak terbantahkan untuk kemenangan tuan rumah.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares