Laga semifinal Thailand Masters 2026 di Nimibutr Stadium, Sabtu (31/1) sore WIB, benar-benar menguras emosi. Amalia Pratiwi dan Siti Fadia harus berjuang mati-matian selama 76 menit untuk akhirnya mengunci tiket ke babak final. Mereka menundukkan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe, dengan skor ketat 21-23, 21-12, dan 21-15.
Drama sudah terasa sejak gim pembuka. Tiwi dan Fadia sempat tertinggal di interval, 9-11. Mereka berhasil bangkit dan malah memimpin tipis 13-12. Namun begitu, duet Jepang itu tak mau kalah. Poin demi poin mereka raih, dan akhirnya merebut gim pertama dengan selisih tipis 23-21.
Gim kedua? Tak kalah panas. Lagi-lagi sempat tertinggal 5-6. Tapi kali lain cerita. Dengan permainan yang lebih agresif, pasangan Indonesia berbalik unggul di interval 11-9. Usai jeda, mereka benar-benar tak terbendung. Serangan bertubi-tubi menghasilkan kemenangan telak 21-12, memaksa laga rubber.
Pada penentuan, kejar-mengejar poin masih terjadi. Tapi kali ini, Tiwi/Fadia tampil lebih matang. Mereka bisa membaca permainan lawan dan perlahan menjauh dari kejaran. Akhirnya, angka 21-15 di gim ketiga menjadi penutup yang manis, sekaligus tiket menuju final.
Ini bakal jadi final perdana mereka di tahun 2026. Pencapaian yang cukup membanggakan, mengingat pekan lalu di Indonesia Masters, perjalanan mereka cuma sampai di babak perempat final.
Di sisi lain, lawan yang sudah menanti di final adalah wakil China, Bao LJ/Li Yj. Pasangan ini sebelumnya mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Febriana Kusuma/Meilysa Trias, dalam tiga gim sengit 21-11, 16-21, 21-15.
Jadi, tinggal satu pertandingan lagi. Semua persiapan dan kerja keras sejauh ini, akan diuji di panggung tertinggi turnamen ini.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares