SOLO – Kabar itu akhirnya resmi. Persis Solo memutuskan untuk membawa kembali Milomir Seslija, sosok pelatih yang tak asing lagi bagi Laskar Sambernyawa. Pengumuman penunjukan pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu untuk menakhodai Super League 2025/2026 disampaikan Selasa (16/12/2025) lalu.
Di usianya yang ke-61, Milo sapaan akrabnya bukanlah pendatang baru. Ia pernah mengendalikan tim ini sekitar 10 bulan pada musim 2023/2024. Kini, kepercayaan itu kembali diberikan kepadanya di tengah situasi yang jauh dari mudah: Persis Solo terperosok di dasar klasemen.
Milo sendiri tampaknya sadar betul dengan beban yang menanti. Tapi, ada optimisme yang coba dia tularkan. Fokus pertamanya sederhana tapi krusial: membangun kembali mental pemain dan mencari formula agar performa di lapangan bisa naik.
“Saya tahu situasi di klub, tantangannya besar dan saya memutuskan untuk datang ke Solo. Kesuksesan dalam sepak bola dimulai dengan keyakinan. Latihan dan informasi adalah aspek yang menginspirasi pemain untuk menjalankan rencana permainan. Kemenangan dimulai dengan meyakinkan seluruh tim bahwa mereka memiliki apa yang dibutuhkan untuk menang,” ujar Milo, seperti dikutip dari laman resmi klub.
Bagi pelatih berpengalaman ini, kemajuan sebuah tim mustahil datang jika mengabaikan perkembangan tiap individunya. Itu sebabnya, dia menekankan pentingnya peningkatan aspek teknis dan kecerdasan membaca permainan.
“Kita perlu berbenah dengan membantu para pemain untuk meningkatkan cara pengambilan keputusan (di lapangan), kemampuan teknis dan pemahaman permainan. Jika kita mengabaikan pada aspek perkembangan di tiap individu, tim tidak akan pernah benar-benar melakukan progres. Saya percaya kita dapat memperbaiki keadaan dan tetap berada di Liga,” tambahnya.
Namun begitu, Milo tak mau bekerja sendirian. Dia secara terbuka meminta dukungan penuh dari para suporter. Sorakan dan antusiasme dari tribune, katanya, bisa menjadi bahan bakar ekstra bagi anak-anak asuhnya.
“Kita perlu tetap bersatu, dan saya tidak mengatakan ini akan menjadi hal yang mudah. Saya mengatakan ini akan jadi pelajaran berharga di akhir musim untuk Persis Solo. Pendukung Solo membutuhkan Persis untuk tetap berada di Liga karena cinta dan tradisi kalian untuk klub ini. Saya percaya kita bisa melakukannya,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Milo kembali menegaskan bahwa kolaborasi antara tim dan suporter adalah kunci. Dia pun menutup dengan semangat khasnya.
“Terima kasih atas dukungan dan dorongan suporter yang tak tergoyahkan, saat ini mari kita bangkit bersama dan meraih hasil terbaik untuk Persis. Datanglah sebanyak mungkin, bergabunglah dengan kami, dukungan kalian adalah yang terpenting. Saya tahu apa yang pendukung inginkan dan bersama-sama kita bisa melakukannya, sakjose!”
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares