Dalam perkembangan penting lainnya, Budi Arie Setiadi mengumumkan rencana perubahan logo organisasi. Logo baru Projo tidak akan lagi menampilkan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Projo akan melakukan transformasi organisasi, yang salah satunya adalah kemungkinan mengubah logo Projo. Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu," jelas Budi Arie usai pembukaan kongres.
Meski mengalami perubahan logo, nama organisasi akan tetap disebut Projo. Budi Arie juga menegaskan bahwa Projo bukan merupakan singkatan dari "Pro Jokowi", melainkan berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi.
Kongres III Projo ini dihadiri oleh pengurus organisasi dari seluruh Indonesia, menandai babak baru dalam perjalanan organisasi relawan tersebut.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka