Dalam perkembangan penting lainnya, Budi Arie Setiadi mengumumkan rencana perubahan logo organisasi. Logo baru Projo tidak akan lagi menampilkan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Projo akan melakukan transformasi organisasi, yang salah satunya adalah kemungkinan mengubah logo Projo. Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu," jelas Budi Arie usai pembukaan kongres.
Meski mengalami perubahan logo, nama organisasi akan tetap disebut Projo. Budi Arie juga menegaskan bahwa Projo bukan merupakan singkatan dari "Pro Jokowi", melainkan berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi.
Kongres III Projo ini dihadiri oleh pengurus organisasi dari seluruh Indonesia, menandai babak baru dalam perjalanan organisasi relawan tersebut.
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Memicu Kembalinya Mimpi Buruk
Longsor Pangalengan Tewaskan Dua Anak Saat Makan Siang
Gencatan Senjata Retak, 32 Nyawa Melayang dalam Serangan di Gaza
Tebing Ambrol di Jasinga, Lalu Lintas Bogor Terganggu