Ia menambahkan, "Dengan ini saya menginstruksikan Departemen Perang kita untuk bersiap menghadapi kemungkinan tindakan. Jika kita menyerang, serangan itu akan cepat, ganas, dan manis, seperti para teroris preman menyerang umat Kristen kita yang kita sayangi." Trump juga memberikan peringatan keras kepada pemerintah Nigeria dengan mengatakan bahwa mereka "LEBIH BAIK BERGERAK CEPAT!".
Perlu diketahui, Nigeria telah lama dilanda berbagai konflik bersenjata. Menurut para ahli, konflik ini telah menewaskan banyak korban jiwa, baik dari kalangan umat Kristen maupun Muslim, tanpa pandang bulu.
Sebelumnya, pada hari Jumat, Trump juga telah memposting pernyataan tanpa menyertakan bukti, yang menyebutkan bahwa "ribuan umat Kristen sedang dibunuh (dan) kaum Islamis Radikal bertanggung jawab atas pembantaian massal ini." Pernyataan-pernyataan Trump ini memicu perhatian internasional terhadap situasi keamanan dan hak asasi manusia di Nigeria.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka