Gubernur Sumsel Tinjau Peternakan Ayam Petelur untuk Dukung Program MBG

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:55 WIB
Gubernur Sumsel Tinjau Peternakan Ayam Petelur untuk Dukung Program MBG

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman meninjau peternakan ayam petelur milik PT Banyuasin Mukut Inti di Kabupaten Banyuasin. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sektor peternakan daerah dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa mengganggu pasokan telur untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Herman Deru melihat langsung aktivitas peternakan yang didukung kandang modern dan kapasitas produksi yang cukup besar. Ia mengungkapkan bahwa peternakan ini mampu menghasilkan telur sekitar 16 hingga 20 ton per hari. Dengan kapasitas tersebut, ketersediaan telur untuk MBG diharapkan dapat terpenuhi tanpa mengurangi pasokan untuk kebutuhan rumah tangga.

"Dengan banyaknya stok telur yang dihasilkan dari kandang modern ini, dapat menampung 16 sampai 20 ton per hari. Sehingga ketersediaan telur untuk MBG tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga lainnya," ujar Herman Deru dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

PT Banyuasin Mukut Inti merupakan salah satu peternakan ayam petelur dengan kapasitas produksi besar di Sumsel. Herman Deru menilai keberadaan peternakan ini berperan penting dalam memperkuat ketersediaan pangan, khususnya komoditas telur di Sumatera Selatan.

Pengembangan peternakan tersebut telah mendapat perhatian pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu. Pada 2022, Herman Deru turut meresmikan pabrik atau peternakan ayam petelur PT Banyuasin Mukut Inti. "Ini salah satu pabrik ayam petelur di Sumsel. Kita resmikan pada tahun 2022 dan hari ini kita lihat perkembangannya, produksinya cukup besar," ungkapnya.

Herman Deru berharap keberadaan peternakan modern ini terus dikembangkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk Program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai pengembangan peternakan berskala besar ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, antara lain melalui penciptaan lapangan kerja serta penguatan rantai pasok pangan di Sumatera Selatan.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva dan pemilik peternakan, Awi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags