Brimob Kerahkan Armored Water Cannon Bantu Padamkan Kebakaran Gudang di Tangerang

- Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:55 WIB
Brimob Kerahkan Armored Water Cannon Bantu Padamkan Kebakaran Gudang di Tangerang

Personel Brimob Polda Metro Jaya dari Batalyon C Pelopor dikerahkan untuk menangani kebakaran di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Tangerang, pada Minggu sore. Tim SAR Brimob turun ke lokasi dengan satu unit Armored Water Cannon (AWC) untuk membantu pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan, setibanya di lokasi, personel langsung berkoordinasi dengan Polsek Teluknaga untuk melakukan pengamanan perimeter dan membantu pemadam kebakaran menjinakkan api. "Personel Brimob Batalyon C Pelopor bersama anggota Polsek Teluknaga langsung melakukan pengamanan perimeter dan membantu tim pemadam kebakaran menangani api," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2026).

Kebakaran tersebut berdampak pada sejumlah bangunan, antara lain gudang online shop, gudang suku cadang kendaraan bermotor, dan gudang plastik. Menurut Henik, kehadiran Brimob merupakan bagian dari respons cepat untuk membantu penanganan situasi darurat serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Kami memastikan personel di lapangan dapat bergerak cepat untuk membantu proses penanganan, mengamankan lokasi, serta mencegah situasi berkembang yang dapat membahayakan masyarakat," katanya.

Tim SAR Brimob juga melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan awal dari karyawan gudang, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. "Dalam proses penanganan, personel membantu tim pemadam kebakaran sekaligus menjaga perimeter agar area tetap aman," ujar Henik.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Setelah situasi dinyatakan aman dan penanganan selesai, personel Brimob melakukan konsolidasi sebelum kembali ke markas.

Henik mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi dan penggunaan peralatan listrik dalam kondisi aman. "Masyarakat juga diminta segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak kepolisian melalui layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags