Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) resmi melantik jajaran pengurus Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2026-2030. Muhammad Zuhrizul dipercaya memimpin kepengurusan baru ini, menggantikan periode sebelumnya.
Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kota Padang, Sabtu malam (8/8). Acara dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mahdianur, Kepala Dinas Pariwisata Lila Yanwar, Ketua KONI Sumbar Hamdanus, serta jajaran perangkat daerah dan undangan lainnya.
Wakil Ketua Umum FPTI Irjen Herry Heryawan yang melantik langsung menyampaikan selamat kepada pengurus baru. Menurutnya, amanah ini memiliki dua sisi yang tidak terpisahkan.
"Kehormatan karena diberikan kepercayaan untuk memimpin suatu organisasi, dan tanggung jawab karena keberhasilan atlet, pelatih di daerah, serta perkembangan olahraga panjat tebing ditentukan oleh kualitas kepembinaan organisasi yang saat ini diamanahkan," ujarnya.
Ia menilai Sumatera Barat memiliki modal lengkap untuk menjadi lumbung atlet nasional. Karakter masyarakat yang tangguh, daya juang tinggi, dan kekayaan alam yang luar biasa menjadi fondasi utama.
Sorotan utama arahan Irjen Herry tertuju pada Lembah Harau. Ia menyebut kawasan itu sebagai keajaiban geografis dengan tebing tertinggi di Indonesia.
"Lembah Harau, saya melihat potensi Harau itu adalah satu-satunya tebing yang paling tinggi di Indonesia," ungkapnya.
Potensi tersebut, lanjut dia, harus diintegrasikan dengan pariwisata melalui konsep sport tourism. Langkah ini diyakini tidak hanya mendongkrak prestasi olahraga, tetapi juga membuka ekosistem ekonomi baru dan mengoptimalkan sumber daya lokal.
Dalam kesempatan itu, Irjen Herry juga berbagi kabar membanggakan tentang apresiasi atlet berprestasi. Kiromal Katibin dan Puja, dua atlet panjat tebing nasional, baru saja diterima mengikuti pendidikan kepolisian melalui jalur prestasi.
"Saat ini Indonesia telah berdiri sejajar dengan negara-negara lain. Semangat yang kita lakukan mudah-mudahan tidak berhenti sampai saat ini," tuturnya.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sumbar, jajaran OPD, KONI, dan seluruh masyarakat atas sinergi yang terjalin. Pengurus pusat FPTI, kata dia, berkomitmen penuh mendukung pengurus provinsi untuk terus berkembang.
Menutup sambutannya, Irjen Herry menitipkan pesan agar pengurus baru mampu mengelola potensi menjadi pembinaan yang terukur, modern, dan berkelanjutan. Ia yakin, dengan integritas dan kepemimpinan visioner, pengurus ini akan melahirkan atlet-atlet yang berjaya di kancah nasional dan internasional.
Artikel Terkait
Pemerintah Kucurkan Rp1,2 Triliun untuk Pembangunan Sumatera Barat dalam Dua Tahun
Andre Rosiade Buktikan Janji Dana Triliunan untuk Sumbar, BPJN Catat Rp 1,9 Triliun
Nol Kepala Daerah di Sumatera Barat Tersentuh OTT KPK Selama 24 Tahun
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pasaman Barat, Belum Ada Laporan Kerusakan