Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi perbincangan hangat setelah videonya saat live TikTok di jam kerja viral di media sosial. Dalam siaran langsung tersebut, ia terdengar membicarakan pembagian fee sebesar satu persen terkait sebuah proyek.
Peristiwa ini terungkap dalam siaran langsung yang diunggah ulang oleh akun-akun gosip. Dalam percakapannya dengan seseorang, ASN tersebut melontarkan kalimat yang memicu kontroversi. "Kamu kenapa enggak mau dibantu, takut persenannya dibagi-bagi? Jangan cuma ngasih Amanda, kamu ngasih ke aku 1 persen," ucapnya dalam siaran langsung yang kemudian viral.
Menanggapi hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir Hasyim, menyatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut. Langkah selanjutnya, ASN yang bersangkutan akan dipanggil untuk memberikan klarifikasi terkait siaran langsung di jam kerja serta isi percakapan yang terdengar di ruang publik itu.
"Kami akan klarifikasi dulu kepada yang bersangkutan. Kemudian setelah kami dapat keterangannya, baru bisa ditentukan langkah selanjutnya," ujar Ade Zakir saat dikonfirmasi.
Pihaknya menegaskan bahwa seluruh ASN di Bandung Barat tidak diperbolehkan bermain media sosial, baik untuk memproduksi konten maupun melakukan siaran langsung untuk keperluan pribadi. Jika ada keperluan yang berkaitan dengan tugas sebagai ASN, maka akun yang digunakan haruslah akun resmi pemerintah.
Artikel Terkait
TikToker Sydney Towle Meninggal di Usia 26 Tahun Setelah Lawan Kanker Langka
Influencer Meksiko Tewas Ditembak Saat Siaran Langsung di TikTok
Siarkan Balap Liar di TikTok demi Gift, Dua Pemuda di Makassar Diamankan Polisi
Video Skena Coolmax Baju Hitam Viral di TikTok, Warganet Penasaran dengan Sosok Cewek Berhijab