Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah beredarnya surat presiden (surpres) terkait pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan hanya isu belaka.
"Hah? kata siapa ada Surpres Kapolri?" ujar Prasetyo seusai rapat di kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2026).
Prasetyo menegaskan hingga saat ini tidak ada pergantian Kapolri. "Ya isu. Tidak ada, tidak ada, tidak ada surpres Kapolri," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi III DPR juga menepis isu serupa. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman memastikan DPR belum menerima surpres pergantian Kapolri. Ia mengajak publik tidak mudah percaya pada kabar yang beredar di media sosial.
"Tidak benar ada surat presiden soal penggantian Kapolri," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (4/8/2026). "Kami mengimbau baiknya masyarakat jangan terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan tidak ada dasarnya," imbuhnya.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, kinerja Sigit sebagai Kapolri selama ini baik, sehingga wajar jika isu pergantian muncul karena masa jabatannya sudah lima tahun.
"Belum, nggak ada masalahnya. Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," kata Sahroni saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. "Kinerja Kapolri bagus kok. Cuma kan isu terkait dengan bagaimana Kapolri diganti kan embusannya kencang, wajar kan beliau udah 5 tahun, gitu," tambahnya.
Artikel Terkait
Kapolri Dorong Buruh dan Pengusaha Jaga Soliditas demi Iklim Usaha
Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim, Ingatkan Buruh Beradaptasi dengan Teknologi
Prabowo di Persimpangan: Polri Melindungi Rakyat atau Kekuasaan?
Guru Honorer PPPK Paruh Waktu Bakal Diangkat Penuh pada 2026