Anggota Parlemen AS Desak Taiwan Segera Sahkan Anggaran Drone

- Jumat, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB
Anggota Parlemen AS Desak Taiwan Segera Sahkan Anggaran Drone

Di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, anggota parlemen Amerika Serikat mendesak Taiwan untuk segera mengesahkan anggaran pengadaan drone. Mereka memperingatkan bahwa waktu semakin sempit bagi Taipei untuk memperkuat pertahanannya.

China selama ini mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya dan mengancam akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut pulau yang memiliki pemerintahan demokratis tersebut. Meski Taipei telah meningkatkan anggaran pertahanan dalam beberapa tahun terakhir, dukungan keamanan dari Washington tetap menjadi penopang utama untuk menangkal ancaman Beijing.

"Waktunya semakin singkat, dan semakin cepat rancangan undang-undang komprehensif mengenai drone dapat disahkan, maka akan semakin baik," ujar anggota parlemen AS dari Partai Republik, Young Kim, dalam kunjungannya ke Taipei, Jumat (31/7/2026).

Kim menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Presiden Taiwan Lai Ching-te di Kantor Kepresidenan. Delegasi bipartisan Kongres AS itu menekankan pentingnya Taiwan untuk berinvestasi pada drone, merujuk pada pelajaran dari konflik Ukraina dan Iran.

"Perang yang melibatkan Ukraina dan Iran menunjukkan bahwa Taiwan perlu membeli dan memproduksi drone dalam skala besar," cetus Kim.

Di bawah tekanan kuat dari AS, pemerintahan Lai berkomitmen untuk menaikkan anggaran pertahanan hingga lima persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2030. Fokus utama alokasi dana ini adalah pengadaan persenjataan yang lebih kecil dan gesit, termasuk drone, untuk mendukung strategi perang asimetris dalam menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags