Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tidak menjadikan hasil survei sebagai patokan dalam bekerja. Pernyataan itu disampaikan merespons rilis survei terbaru mengenai tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah.
"Ya pertama, sedari awal selalu kita sampaikan bahwa kita bekerja bukan dalam rangka mencari survei," kata Prasetyo dalam gerbong KA Nusantara Explorer di Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).
Menurut Prasetyo, pemerintah tetap fokus menjalankan program-program yang telah ditetapkan Presiden. Seluruh kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat, bukan demi meningkatkan elektabilitas atau citra pemerintah.
"Dan kita meyakini bahwa apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga. Kami meyakini karena itu memang semua berorientasi untuk kepentingan masyarakat. Kami tidak pernah melihat apa namanya atau bekerja untuk mengejar sebuah survei," ujarnya.
Prasetyo optimistis masyarakat pada akhirnya akan merasakan manfaat dari berbagai program yang dijalankan. Ia menyebut program-program tersebut merupakan bagian dari realisasi janji kampanye sekaligus upaya mewujudkan cita-cita Indonesia.
"Tapi dari yang kita kerjakan kita yakin rakyat akan bisa menerima apa semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, mandiri dalam berbagai bidang, di antaranya pangan, kemudian energi, industrialisasi kita kejar, hilirisasi kita kejar. Jadi begitu," katanya.
Artikel Terkait
Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet, Hanya Isi Kekosongan
Isu Reshuffle Kabinet Menguat, Mensesneg Sebut Hanya Isi Kekosongan Jabatan
Pemerintah Hormati Putusan MK soal Anggaran Makan Bergizi Gratis, Tunggu Salinan Resmi
Pemerintah Tak Kejar Survei, Kepuasan Publik Turun jadi 51,1 Persen