Gubernur Jateng Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran

- Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB
Gubernur Jateng Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia juga menyuarakan harapan agar konflik di Iran segera berakhir. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Semarang, Rabu (22/7/2026).

"Saya sebagai Gubernur Jawa Tengah mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya pimpinan tertinggi Iran yaitu Ali Khamenei, semoga beliau husnul khotimah. Kita doakan semoga konflik di Iran segera selesai," kata Luthfi dalam keterangan tertulis.

Konflik di Iran telah membawa dampak luas bagi negara-negara lain, termasuk Indonesia dan Jawa Tengah secara tidak langsung. Dalam pertemuan itu, Luthfi juga menyampaikan pesan perdamaian dari Presiden RI Prabowo Subianto dan seluruh masyarakat Jawa Tengah, khususnya kepada Iran dan negara-negara Timur Tengah pada umumnya.

Menanggapi hal itu, Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi berterima kasih atas ucapan belasungkawa dan pesan perdamaian yang disampaikan. Ia mengakui bahwa selama konflik pecah di Iran, banyak pesan dukungan masuk ke Kedutaan Besar Iran, termasuk dari masyarakat Jawa Tengah. Pesan-pesan itu dikirim melalui berbagai cara, mulai dari surat hingga media lainnya.

"Selama masa perang ini, khususnya perang akhir-akhir ini, saya mendapatkan banyak pesan dari masyarakat Indonesia khususnya Jawa Tengah dan Semarang. Saya baru bisa membaca pesan-pesan tersebut sebagian, karena lebih dari ribuan jumlahnya. Sudah tugas saya untuk menyampaikan terima kasih," katanya.

Boroujerdi menjelaskan bahwa hubungan Iran dengan Indonesia dan Jawa Tengah sudah terjalin sangat lama. Namun, sejak 2016 hubungan itu sempat terpengaruh oleh intervensi dan sanksi sepihak dari Amerika Serikat terhadap Iran. Hal itu membatasi hubungan kedua negara sehingga tidak maksimal, meskipun secara politik, sosial, dan kebudayaan keduanya memiliki ikatan yang kuat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags