Menteri Imipas dan Kepala KSP Temui Anak Binaan Jelang Hari Anak Nasional

- Selasa, 21 Juli 2026 | 12:55 WIB
Menteri Imipas dan Kepala KSP Temui Anak Binaan Jelang Hari Anak Nasional

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyapa anak binaan di seluruh Indonesia dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026. Kegiatan dipusatkan di LPKA Kelas I Tangerang dan diikuti secara virtual oleh anak binaan dari berbagai LPKA, Selasa (21/7/2026). Dalam suasana hangat layaknya ayah dan anak, mereka berdialog langsung dengan para pejabat tersebut.

Kunjungan diawali dengan penampilan marawis anak binaan LPKA Tangerang. Tak hanya itu, mereka juga menampilkan kreasi kolaborasi angklung dan band membawakan lagu ciptaan Dudung berjudul 'Ayo Ngopi'. Agus dan Dudung kemudian meninjau ruang kelas, ruang keterampilan kerja, ruang PKBM/perpustakaan, dapur, dan ruang praktik perbengkelan di LPKA Tangerang.

Agus mengatakan kehadiran Dudung menjadi motivasi tersendiri bagi anak binaan. "Mereka punya talenta. Semoga bisa mengambil hikmah saat ini agar saat kembali ke masyarakat mereka siap berkontribusi dan mendukung pemerintah memajukan Indonesia," ujarnya. Ia juga mengingatkan agar anak binaan menjadikan waktu di LPKA sebagai bekal. "Jadikan waktu di LPKA sebagai bekal bagi kalian. Ini juga bekal bagi jajaran kami agar terus memberikan pengabdian," tuturnya.

Dudung menyebut negara hadir pada peringatan HAN untuk menghibur anak binaan. "Kalian harus bersyukur masih mendapat pembinaan, diberi pendidikan, diberi makan tiga kali sehari. Semua orang punya kesalahan, namun Tuhan kagum dengan orang yang diuji," ucapnya. Ia menambahkan, "Jangan menengok ke belakang, lakukan hari ini dengan optimal, dan masa depan adalah cita-cita yang harus diperjuangkan. Masa depan kalian masih cerah. Harus punya cita-cita, optimistis, dan punya harapan."

Wakil Gubernur Banten R. Achmad Dimyati Natamusumah menyebut anak binaan masih punya harapan. "Anak bisa jadi apa pun. Mereka masih bisa jadi jenderal, kita sudah tidak bisa. Mereka masih bisa diarahkan mau jadi apa. Kita sebagai orang tua harus bisa mendidik," tegasnya. Menurut Dimyati, anak binaan masuk LPKA mungkin karena salah asuh. "Mereka butuh kakak asuh. Mudah-mudahan ke depan mereka jadi anak-anak berintegritas, berdedikasi, serta berguna bagi bangsa dan negara," harapnya.

Pada kesempatan itu, Menimipas dan Kepala KSP menyerahkan bingkisan paket alat tulis kepada anak binaan LPKA Tangerang. Selain itu, anak binaan di seluruh Indonesia yang memenuhi syarat administratif dan substantif akan menerima Pengurangan Masa Pidana HAN Tahun 2026. Hal ini sejalan dengan prinsip dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Hari Anak Nasional akan diperingati pada Kamis (23/7) dan menjadi momentum spesial bagi anak di seluruh Indonesia, termasuk anak binaan yang tengah menjalani pembinaan di LPKA. Tema peringatan HAN Tahun 2026 adalah 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan'.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags