Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memutuskan lokasi pembangunan jembatan 'Gembok Cinta' yang akan berdiri di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan. Jembatan tersebut akan dibangun di atas Kali Cideng, tepat di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Keputusan ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar.
Seorang warga bernama Kinan (25) mengaku setuju dengan lokasi tersebut. Menurutnya, penempatan jembatan di atas sungai lebih tepat dibandingkan jika dibangun di atas jembatan penyeberangan orang (JPO). "Iya, soalnya kayaknya nanti kalau di atas JPO, kayaknya ganggu orang ya yang mau naik TJ (Transjakarta) atau LRT. Jadi udah bagus sih kalau emang rencananya di sungai ini," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (5/7/2026).
Kinan menambahkan, keberadaan jembatan Gembok Cinta bisa memberikan nuansa seperti di luar negeri. "Kalau aku lihat kalau ada jembatan Gembok Cinta kayaknya bagus ya. Biar kayak di luar negeri gitu kan," katanya. Ia pun berharap Kali Cideng ditata lebih rapi agar tetap bersih dan tidak berbau setelah jembatan selesai dibangun.
Senada dengan Kinan, warga lain bernama Fadlan (29) juga mendukung rencana tersebut. Ia menilai jika jembatan Gembok Cinta dibangun di JPO, justru akan mengganggu pengguna Transjakarta dan LRT. "Ya udah bener sih dibangun di atas sungai ini. Kalo di JPO kan takutnya nanggung sama yang mau ke LRT sama naik TransJ. Nah paling kalau menurut saya jembatannya aja sih dibikin bagus dan lebar gitu," tuturnya.
Fadlan juga berharap kebersihan Kali Cideng terus terjaga dan para pengunjung nantinya ikut menjaga lingkungan. "Iya sama sungainya juga harus bersih terus. Jadi nggak bau atau kotor gitu. Yang main ke sini juga harus bisa jaga kebersihan lah," pungkasnya.