Rizky Billar angkat bicara setelah namanya kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Semua bermula dari seorang warganet yang tiba-tiba mengungkit kembali kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang pernah membayangi rumah tangganya dengan Lesti Kejora.
Dalam interaksi di media sosial, seorang pengguna dengan akun @xyz.qym melontarkan pertanyaan langsung kepada Rizky Billar. Pertanyaan itu menyinggung tudingan yang sempat ramai beredar, bahwa Billar melakukan pemukulan terhadap istrinya. "So pukul ke tak? nak tau tu je," tulis warganet tersebut.
Menanggapi pertanyaan itu, Billar tidak tinggal diam. Ia mengunggah sebuah penjelasan yang merujuk pada rekaman CCTV dari lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara. Menurut Billar, video tersebut memperlihatkan kondisi yang berbeda dari narasi yang selama ini berkembang di publik.
"Kau mau tau? Ini cctv di TKP kejadian, masih bisa bawa anak dan bawa mobil bahkan beberapa hari setelahnya Umrah," ujar Rizky Billar.
Aktor berusia 31 tahun itu juga menyoroti adanya sejumlah informasi yang menurutnya tidak pernah dipublikasikan ke masyarakat. Billar mengklaim beberapa pihak seolah sengaja tidak menampilkan bagian tertentu dari kejadian tersebut, sehingga muncul persepsi yang berbeda di mata publik.
"TKP yang sampai sekarang tidak pernah dipublish oleh 'mereka' karna sudah terlanjur melebih-lebihkan," sambungnya.
Billar juga menyinggung foto yang sempat beredar luas saat kasus tersebut mencuat. Ayah tiga anak itu menegaskan bahwa Lesti Kejora sebelumnya pernah memberikan klarifikasi mengenai foto yang menjadi salah satu bahan perbincangan publik kala itu.
"Soal mukul.. Lesti pernah KLARIFIKASI BAHWA FOTO YANG BEREDAR ADALAH EDITAN. So... ??" ungkap Billar.
Di akhir tanggapannya, pemilik nama Muhammad Rizky itu bahkan mengundang warganet yang masih mempertanyakan soal tuduhan KDRT kepadanya untuk datang dan mendengar penjelasan lebih lanjut secara langsung. Billar juga memberi isyarat bahwa masih banyak hal yang menurutnya tidak bisa disampaikan kepada publik.
"Untuk kau kuundang sini kalau mau tahu banyak. karna banyak yang ga bisa diungkap di publik," ujarnya.
Artikel Terkait
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Harga Ekspor CPO, Libatkan BPKP Hitung Kerugian Negara
Dua Peserta Program Koperasi Desa Merah Putih Tewas Saat Latihan Militer, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Investigasi
Rieke Diah Pitaloka Sorot Kecepatan Tak Wajar Proses Kasasi Nikita Mirzani
Jaksa Agung Ungkap Trik Benny Tjokro Sembunyikan Aset: Bebani Utang Tinggi Agar Sulit Disita Negara