Prabowo Berkelakar soal Kemiripan Nama dengan Panglima TNI dan Kapolri di Acara Petani Gorontalo

- Rabu, 24 Juni 2026 | 11:40 WIB
Prabowo Berkelakar soal Kemiripan Nama dengan Panglima TNI dan Kapolri di Acara Petani Gorontalo

Presiden Prabowo Subianto melontarkan kelakar yang mengundang tawa ribuan hadirin saat menyapa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo. Di hadapan para petani dan nelayan yang memenuhi Sports Center Limboto, Rabu (24/6/2026), Prabowo secara spontan menyinggung kemiripan nama keduanya dengan namanya sendiri.

"Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Panglima TNI ada Subiyanto-nya, Kapolri ada Prabowo-nya. Susah kalau diganti ya," ujar Prabowo dari atas panggung, disambut riuh rendah hadirin yang langsung menangkap maksud guyonan tersebut.

Kelakar itu menjadi salah satu momen paling menarik dalam rangkaian acara yang berlangsung meriah. Kedua petinggi aparat keamanan itu hanya tersenyum sementara audiens bersorak.

PENAS Petani dan Nelayan XVII sendiri bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang strategis yang menghadirkan pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog langsung antara petani dengan pemangku kebijakan, serta penguatan jejaring kemitraan usaha. Semua agenda itu diarahkan untuk mendorong peningkatan produktivitas dan memperkuat kemandirian pangan nasional.

Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir mendampingi presiden. Dari barisan depan, terlihat Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar