Amnesty International: Kebijakan Imigrasi AS Ancam Ribuan Penggemar Gagal Hadiri Piala Dunia 2026

- Selasa, 09 Juni 2026 | 08:30 WIB
Amnesty International: Kebijakan Imigrasi AS Ancam Ribuan Penggemar Gagal Hadiri Piala Dunia 2026

Ribuan penggemar sepak bola dari berbagai negara terancam gagal menyaksikan Piala Dunia FIFA 2026 secara langsung akibat kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang ketat. Ancaman ini disampaikan oleh Amnesty International dalam pernyataan resmi yang dirilis beberapa hari sebelum turnamen bergulir, menyoroti potensi penolakan visa, pembatasan perjalanan, serta tindakan penegakan imigrasi yang agresif terhadap para pendukung yang telah lama menabung dan merencanakan kehadiran mereka.

Dalam pernyataannya, organisasi hak asasi manusia internasional itu menegaskan bahwa banyak penggemar justru menghadapi hambatan hukum dan administratif, bukan kegembiraan menyaksikan pertandingan dari tribun. “Alih-alih bersorak dari tribun, banyak yang menghadapi larangan perjalanan, penolakan visa, dan ancaman penegakan imigrasi yang agresif dari AS,” demikian bunyi pernyataan Amnesty International yang dikutip pada Selasa, 9 Juni 2026.

Amnesty International menilai bahwa sejumlah negara peserta turnamen terkena dampak langsung dari pembatasan perjalanan yang diterapkan Washington. Lebih jauh, organisasi tersebut mengkhawatirkan praktik profil rasial dan penangkapan sewenang-wenang oleh otoritas imigrasi AS dapat menghalangi penggemar untuk melakukan perjalanan ke ajang olahraga global tersebut.

Menurut Amnesty International, kebijakan semacam itu berpotensi merusak esensi Piala Dunia yang sejatinya dirancang untuk menyatukan orang-orang dari berbagai bangsa dan latar belakang. “Piala Dunia milik kita semua. Tidak ada Piala Dunia tanpa dunia,” tegas kelompok tersebut dalam pernyataannya.

Organisasi hak asasi manusia itu mendesak otoritas Amerika Serikat untuk menjamin bahwa seluruh pendukung sepak bola, jurnalis, pemain, dan pengunjung lainnya dapat memasuki dan menghadiri turnamen tanpa mengalami diskriminasi maupun ketakutan akan tindakan imigrasi yang merugikan. Sebagai informasi, Piala Dunia FIFA 2026 akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan sebagian besar pertandingan dijadwalkan berlangsung di wilayah AS.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar