AHY: Tak Malu Kalah di Pilkada Jakarta 2017, Politik Bukan Proses Instan

- Selasa, 05 Mei 2026 | 14:05 WIB
AHY: Tak Malu Kalah di Pilkada Jakarta 2017, Politik Bukan Proses Instan

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak pernah merasa malu meskipun pernah mengalami kekalahan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta pada tahun 2017. Mantan kandidat gubernur termuda untuk ibu kota itu justru menegaskan bahwa dalam dunia politik, tidak ada proses yang berlangsung secara instan.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menjadi pembicara dalam forum siswa RenTalks 2026 yang digelar di SMA Labschool, Cireundeu, Tangerang Selatan, Selasa (5/5/2026). Di hadapan para pelajar, ia mengungkapkan bahwa sikap pantang menyerah menjadi kunci yang membawanya ke posisi saat ini.

“Jangan takut kalah, jangan takut gagal. Tadi moderator menyampaikan saya pernah menjadi kandidat gubernur termuda untuk Jakarta, tapi kalah sebetulnya saya. Kan tidak disebutkan saya pernah jadi gubernur termuda, tapi pernah menjadi kandidat gubernur termuda,” ujar AHY.

“Nggak apa-apa. Saya tidak pernah malu menyampaikan itu bahwa justru saya ingin mengatakan, memang tidak pernah bisa kita mendapatkan segala sesuatunya secara instan begitu saja,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, AHY juga berpesan kepada seluruh siswa yang hadir agar tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak terlalu lama terpuruk dalam keterpurukan.

“Ketika kalah, ya bangkit kembali, move on. Jangan terlalu lama terpuruk. Kekalahan sesungguhnya adalah ketika kita gagal, kita terpuruk selamanya, dan tentunya itu bukan spirit anak muda,” imbuh dia.

Lebih lanjut, AHY menekankan bahwa semangat pantang menyerah mampu membuka peluang menuju kesuksesan. Ia pun mendorong para pelajar untuk tidak pernah berhenti berjuang.

“Apa pun masanya, apa pun teknologinya, never give up. Spirit itulah yang akan membuat kita sukses dan sampai ke tujuan,” pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar