Minggu, 5 April 2026
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Prabowo: Tindakan Keji yang Rusak Perdamaian
Udara di Bandara Soetta, Sabtu lalu, terasa berat. Di VIP Lounge Terminal 3, tiga peti terbungkus bendera merah putih disemayamkan. Mereka adalah prajurit TNI yang baru saja pulang dari misi perdamaian PBB di Lebanon, atau UNIFIL, tapi bukan dalam keadaan selamat. Presiden Prabowo Subianto sendiri yang hadir melepas kepergian mereka.
Hari ini, kabar duka itu resmi disampaikan. Tiga prajurit itu gugur dalam tugas. Nama mereka adalah Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon.
“Bangsa Indonesia berduka,” kata Presiden Prabowo Subianto dengan suara lantang namun bergetar, Minggu (5/4).
Rasa duka itu, menurutnya, bercampur dengan amarah. Prabowo tak tanggung-tanggung mengecam keras peristiwa yang menewaskan anak-anak bangsa tersebut. Ia menyebutnya sebagai tindakan keji yang merusak upaya perdamaian.
“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” tegasnya.
Di sisi lain, Prabowo menegaskan komitmen negara. Negara, ujarnya, akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan ini. Kehormatan mereka akan dijaga, pengorbanan mereka dijamin takkan pernah dilupakan begitu saja.
Namun begitu, lebih dari sekadar penghormatan, ada pesan yang ingin disampaikan. Prabowo mengajak semua pihak untuk mengambil pelajaran dari tragedi ini. Bukan untuk mundur, melainkan justru untuk terus maju melanjutkan misi mulia yang telah dirintis ketiga prajurit tersebut.
“Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.”
Prosesi terakhir bagi ketiga pahlawan itu telah dilaksanakan hari ini, dengan tempat peristirahatan yang berbeda. Mayor Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Sementara Kopda Farizal Rhomadon beristirahat di TMP Giripeni, Kulon Progo. Adapun Serka Muhammad Nur Ichwan telah disemayamkan di TMP Giri Dharmoloyo, Magelang.
Mereka pergi dalam tugas. Dan kini, bangsa ini kembali kehilangan putra-putra terbaiknya di medan yang seharusnya damai.
Artikel Terkait
Polisi Amankan 11 Orang dan Ribuan Obat Terlarang dalam Patroli Gabungan di Jakarta Pusat
KBBI Tegaskan Penulisan yang Benar adalah Zulhijah, Bukan Dzulhijah
Terapis Spa di Surabaya Kuras Rp 1,2 Miliar Rekening Pelanggan Tetap
IRGC Nilai Peluang Perang dengan AS Kecil, Iran Tetap Siaga Penuh