Angka 79,43. Itulah skor Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Jawa Barat di tahun 2025, sebuah capaian yang masuk kategori tinggi. Apa artinya? Secara sederhana, kondisi di lapangan terbilang toleran dan cukup harmonis. Tak cuma angka mati, tapi ini gambaran nyata hubungan antar warga yang berbeda keyakinan.
Menurut Dedi Mulyadi, Kepala Bappeda Jabar, angka IKUB ini bukan sekadar laporan. Ia menyebutnya sebagai indikator penting keberhasilan pemerintah daerah dalam meredam potensi konflik sosial yang berlatar belakang agama.
"Hubungan sosial masyarakat relatif harmonis dan saling menghargai dalam pelaksanaan ibadah. Konflik keagamaan yang berskala besar tergolong minim,"
Demikian penjelasan Dedi dalam rilis tertulisnya, Senin (30/3/2026).
Di sisi lain, kondisi stabil seperti ini punya dampak riil lainnya: menumbuhkan rasa aman. Bagi para investor dan pelaku ekonomi, suasana yang rukun jelas jadi pertimbangan utama. Mereka bisa lebih leluasa berkegiatan.
Artikel Terkait
Kecelakaan Maut di Bogor, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Gran Max
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang di Forum Bisnis Jepang
Videografer Dituntut Korupsi Rp202 Juta dari Proyek Video Profil Desa Terdampak Sinabung
Komisi Yudisial Buka Pendaftaran Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc MA