Pegawai BUMN dan ASN Digerebek Istri di Hotel Tuban Saat Ramadan

- Minggu, 22 Februari 2026 | 12:30 WIB
Pegawai BUMN dan ASN Digerebek Istri di Hotel Tuban Saat Ramadan

MURIANETWORK.COM - Seorang pegawai BUMN dan seorang aparatur sipil negara (ASN) diamankan polisi usai digerebek istri sah di sebuah hotel di Tuban, Jawa Timur, pada Minggu (22/2/2026). Peristiwa yang menghebohkan itu terjadi di bulan Ramadan, bermula dari kecurigaan sang istri atas pola kerja dan transaksi keuangan suaminya yang tidak wajar.

Kecurigaan yang Berujung Penyelidikan Mandiri

Kronologi peristiwa berawal dari kewaspadaan DR (37), istri sah dari pria berinisial LF (35). Selama beberapa bulan terakhir, DR merasa ada yang janggal dengan rutinitas suaminya yang kerap pulang dini hari dengan alasan lembur. Rasa curiga itu kian menjadi ketika ia memeriksa ponsel sang suami dan menemukan riwayat transfer uang dalam jumlah besar kepada seorang wanita yang tak dikenalnya.

Kecurigaan DR ternyata beralasan. Saat ia melakukan pengecekan ke tempat kerja LF di pabrik BUMN SIG Tuban, justru diketahui bahwa suaminya sedang mengambil cuti. Fakta inilah yang mendorongnya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penggerebekan Penuh Ketegangan di Hotel

Dengan tekad bulat, DR membuntuti suaminya hingga ke Hotel Lynn di Jalan Teuku Umar, Tuban. Untuk memastikan, ia bahkan melakukan check-in di hotel yang sama. Mobil LF terparkir dengan jelas, mengonfirmasi keberadaannya di sana.

Namun, upaya penggerebekan tak semudah yang dibayangkan. Pihak hotel menolak memberikan akses ke kamar nomor 703 dengan alasan menjaga privasi tamu. Penolakan ini berlangsung cukup lama, menciptakan situasi yang mencekam di lokasi.

"Pihak hotel sempat menghalangi dari jam 09.00 sampai siang jam 14.00 baru bisa masuk. Alasannya menjaga privasi pelanggan dan tidak mau memberikan informasi tanpa izin customer," tutur DR yang saat itu telah membawa bukti buku nikah.

Baru setelah Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tuban tiba di tempat kejadian, akses untuk membuka kamar hotel akhirnya diberikan.

Kedapatan Berduaan dan Penanganan Polisi

Saat pintu kamar dibuka, pemandangan yang terlihat membenarkan kecurigaan DR. LF kedapatan sedang berduaan dengan seorang wanita berinisial AD di dalam kamar. AD sendiri diduga merupakan oknum ASN yang berasal dari Kabupaten Tulungagung. Keduanya langsung diamankan oleh petugas untuk dimintai keterangan.

"Dia pamit dari rumah alasan lembur, berangkat pagi pulang jam 01.00 atau jam 02.00 dini hari. Ternyata di pabrik keterangannya cuti. Akhirnya saya buntuti dan mobilnya terdeteksi parkir di hotel itu," jelas DR saat memberikan keterangan di lokasi.

Ditangani Unit Khusus dan Menjadi Perbincangan Publik

Kasus dugaan perselingkuhan ini kini sepenuhnya ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Tuban untuk dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti terkait laporan yang dilayangkan DR.

Insiden ini pun ramai menjadi perbincangan di tengah masyarakat Tuban, yang dikenal dengan sebutan Kota Wali. Momennya yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, saat umat Muslim diharapkan dapat menahan hawa nafsu dan meningkatkan ibadah, menambah ironi dari peristiwa tersebut.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar