Lalu dia menghitung. "Kalau kita jumlahkan, berapa ribu yang keracunan, dibandingkan berapa miliar makanan yang sudah kita bagi, statistiknya adalah 0,008. Artinya apa? Artinya 99,99% usaha MBG harus dinyatakan berhasil."
Di sisi lain, justru pujian datang dari luar negeri. Prabowo membagikan pengalamannya bertemu dengan sejumlah lembaga internasional.
"Saya baru sehari lalu, para ahli, pakar dari White House sedang mempelajari MBG kita sendiri," ungkapnya.
Tak hanya itu. Beberapa bulan sebelumnya, rombongan dari Rockefeller Institute juga datang. Pesan mereka, menurut Prabowo, sangat gamblang.
"Makan Bergizi Gratis itu adalah investasi yang terbaik yang bisa dilakukan oleh suatu negara," tutur Prabowo mengutip perkataan mereka.
Jadi, di tengah gemuruh kritik dalam negeri, program andalannya justru diam-diam jadi bahan kajian para pakar global. Itulah poin yang coba dia sampaikan. Sebuah upaya yang, baginya, sudah membuahkan hasil nyata dan kini mulai dilihat oleh mata dunia.
Artikel Terkait
Bahar bin Smith Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Banser
Masjid Jadi Titik Terang di Tengah Reruntuhan Longsor Cisarua
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jadi Sorotan Gedung Putih
KPK Periksa Penilai Pajak dan Staf Perusahaan Terkait Dugaan Suap di Kantor Pajak Jakarta Utara