Hujan tak henti-hentinya mengguyur Jasinga sejak pagi itu. Akibatnya, sebuah tebing setinggi 20 meter di bantaran Sungai Cidurian pun ambrol. Kejadiannya di Jalan Raya Jasinga-Bogor, dan langsung bikin kacau arus lalu lintas di sana.
Menurut sejumlah saksi, longsoran tanah itu terjadi sekitar pukul setengah sembilan pagi. Suara gemuruhnya cukup keras, disusul dengan debu tanah yang beterbangan. Seketika, jalan utama penghubung itu pun terhalang material tanah dan bebatuan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, membenarkan kejadian itu. Ia menyebut penyebab utamanya adalah hujan deras dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
Dampaknya langsung terasa. Akses jalan dari arah Jasinga menuju Bogor terpaksa ditutup sebagian. Sebagai gantinya, diberlakukan sistem buka-tutup satu jalur. Kendaraan dari kedua arah harus antre dan melintas secara bergantian.
Artikel Terkait
Pencarian Intensif di Kali Bekasi untuk Pria yang Tercebur Saat Tebang Pohon
Pekerja Renovasi Jembatan Rumpin Hilang Tercebur ke Sungai Cisadane
Israel Ancam Hentikan Operasi MSF di Gaza Soal Daftar Staf
Sambutan Hangat di Abu Dhabi, Megawati Ditanya: Lebih Sayang Anak atau Cucu?