Hujan rintik-rintik sejak pagi membuat suasana Car Free Day di Bundaran HI terasa lengang. Biasanya ramai, kali ini hanya segelintir orang yang terlihat. Tapi jangan salah, masih ada juga yang nekat. Beberapa warga justru memilih terus bergerak, meski langit mendung dan jalanan mulai basah.
Pantauan di lokasi menunjukkan, keramaian sempat terjadi sebelum hujan turun. Begitu titik-titik air mulai jatuh, sebagian besar orang langsung mencari tempat berteduh. Aktivitas lari dan bersepeda pun terhenti seketika. Namun begitu, tidak semua menyerah pada cuaca.
Seperti Iswanto, pria 46 tahun asal Manggarai ini. Dengan baju yang sudah basah oleh keringat, ia memutuskan untuk terus berlari. "Biar sehat. Alasannya ya biar sehat," ujarnya sambil tersenyum.
"Sudah basah keringet, biar basah sekalian," tambahnya.
Bagi Iswanto, rasa takut sakit bukan halangan. Kuncinya sederhana: selalu berpikir positif. "Nggak, nggak, pikirannya baik aja. Pikiran sehat, badan sehat," ucapnya meyakinkan. Sikapnya itu ternyata tak sendirian.
Di sisi lain, ada Bintang (27) yang punya pendapat serupa. Pemuda ini mengaku sudah rutin tiap minggu ke CFD HI, tak peduli cuaca. Baginya, olahraga harus konsisten. "Nggak, nggak sakit lah ya mudah-mudahan. Sudah biasa lari di sini," katanya.
"Mau gerimis atau panas, kita tetap olahraga," tegas Bintang. Hujan rupanya tak cukup untuk menghentikan semangat mereka. Bundaran HI pagi itu mungkin tak seramai biasa, tapi semangatnya tetap menyala.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi