Jakarta Kebanjiran Lagi, 9 RT dan Satu Ruas Jalan Tergenang

- Minggu, 01 Februari 2026 | 06:35 WIB
Jakarta Kebanjiran Lagi, 9 RT dan Satu Ruas Jalan Tergenang

Pagi ini, sejumlah wilayah di Jakarta kembali terendam. Genangan air setinggi 10 hingga 20 centimeter melanda permukiman di Jakarta Barat dan Utara, mengawali hari pertama bulan Februari dengan suasana yang cukup ruwet bagi warga.

Menurut data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul enam pagi, banjir menerjang Kelurahan Tegal Alur, Marunda, dan Kapuk Muara. Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD, memberikan konfirmasinya.

"BPBD mencatat saat ini terdapat 9 RT dan 1 ruas jalan tergenang,"

ujar Yohan kepada para wartawan.

Penyebabnya tak lain adalah luapan air dari sejumlah kali. Kali Angke dan Kali Nagrak disebut-sebut sebagai biang kerok di wilayah utara. Sementara di Tegal Alur, Jakarta Barat, Kali Semongol-lah yang meluap setelah hujan deras mengguyur Ibu Kota.

Rinciannya begini. Di Jakarta Barat, Tegal Alur jadi korban dengan dua RT terendam 20 cm. Sedangkan di Jakarta Utara, situasinya lebih meluas: enam RT di Marunda dan satu RT di Kapuk Muara ikut kebanjiran dengan ketinggian sekitar 10 cm.

Dampaknya langsung terasa. Jalan Kamal Raya di Tegal Alur pun tak luput, terendam 15 cm dan tentu saja mengganggu arus lalu lintas. Di sisi lain, warga yang rumahnya tak lagi nyaman dihuni terpaksa mengungsi.

Di Marunda, dua titik pengungsian dibuka. Masjid Nurul Jannah menampung sekitar 125 jiwa dari 50 kepala keluarga. Sementara SD Robiatul Adawiyah dipenuhi lebih banyak lagi, yakni 225 jiwa dari 62 KK.

Menyikapi hal ini, BPBD tak tinggal diam. Personel mereka dikerahkan untuk memantau perkembangan lapangan. Koordinasi juga digiatkan dengan sejumlah dinas terkait, seperti Sumber Daya Air dan Bina Marga, untuk melakukan penyedotan dan memastikan saluran-saluran air bekerja dengan baik.

Namun begitu, bagi warga yang terdampak, pagi ini adalah tentang menyelamatkan barang-barang dan berharap air cepat surut.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler