Jalur Penyelamatan Truk di Panyalaian Segera Dibangun, Anggaran Pusat Sudah Disetujui

- Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:20 WIB
Jalur Penyelamatan Truk di Panyalaian Segera Dibangun, Anggaran Pusat Sudah Disetujui

Upaya nyata untuk menekan angka kecelakaan di jalur Panyalaian, Tanah Datar, akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah sekian lama jadi momok, ruas jalan berbahaya itu akan segera mendapat solusi konkret: sebuah jalur penyelamatan khusus untuk kendaraan besar. Kementerian PU sendiri yang akan memegang kendali pembangunannya.

Gagasan ini sebenarnya berangkat dari keresahan pemerintah daerah. Bupati Tanah Datar dan jajarannya sudah lama mengusulkan adanya langkah antisipasi untuk mengurangi kecelakaan berat, terutama yang melibatkan truk. Nah, jalur yang direncanakan ini nantinya bakal berfungsi sebagai area evakuasi darurat. Tujuannya jelas, agar kendaraan yang mengalami masalah punya ruang aman untuk berhenti, tanpa membahayakan permukiman atau jalur padat lainnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, yang turut mendorong proyek ini, menjelaskan lebih detail.

"Jalur ini memang diperuntukkan bagi kendaraan besar, terutama truk yang mengalami rem blong, agar ada ruang aman untuk menghentikan laju kendaraan dan menyelamatkan pengemudi serta pengguna jalan lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu lalu.

Menariknya, lokasi yang dipilih untuk pembangunan ternyata adalah lahan milik PT KAI. Andre pun tak mau buang waktu. Dia berencana mengundang langsung Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, ke Sumatera Barat. Rencananya, Bobby akan bertemu dengan Gubernur dan Bupati Tanah Datar untuk membahas mekanisme pemanfaatan lahannya.

"Insya Allah dalam satu sampai dua minggu ke depan kita duduk bersama. Targetnya jelas, supaya tidak ada lagi hambatan administratif dan proyek ini bisa segera dieksekusi," tegas Andre, yang juga Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM).

Dukungan dari pusat, rupanya, sudah di tangan. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dikabarkan telah menyetujui anggaran untuk proyek yang dinilai mendesak ini. Menurut Andre, sang menteri sudah melihat sendiri data tingginya kecelakaan di lokasi tersebut.

"Beliau meminta semua pihak memberikan dukungan agar persoalan ini segera dituntaskan," kata Andre.

Pertemuan yang sama juga menyentuh proyek lain, yaitu Flyover Padang Luar. Sekitar seperempat lebih lahannya ternyata aset PT KAI, jadi koordinasi yang solid mutlak diperlukan. Namun begitu, fokus utama tetap pada penyelesaian jalur penyelamatan di Panyalaian yang dinilai lebih genting.

Di sisi lain, respons dari pemerintah daerah sangat positif. Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengapresiasi langkah cepat pemerintah pusat dan DPR. Dia menegaskan kesiapan penuh dari sisi koordinasi dan perizinan. Hal senada disampaikan Bupati Tanah Datar, Eka Putra. Dia tak menyembunyikan rasa terima kasihnya, mengingat jalur Panyalaian sudah terlalu sering menelan korban jiwa.

"Ini adalah harapan besar masyarakat Tanah Datar. Kami berterima kasih atas perhatian dan komitmen Andre Rosiade serta Menteri PU. Semoga jalur penyelamatan ini segera terwujud dan benar-benar menyelamatkan nyawa," ujar Eka.

Dengan anggaran yang disiapkan dan sinergi yang dijalin antar lembaga, harapannya tunggal: angka kecelakaan bisa ditekan. Keselamatan di jalan raya, terutama di titik-titik rawan seperti Panyalaian, memang tidak bisa ditawar lagi.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler