Kawasan Adhyaksa di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, masih jadi lokasi rawan pelanggaran. Banyak pengendara sepeda motor nekat melaju lawan arah, memicu kekhawatiran. Setelah sebelumnya memberikan teguran tertulis, kini polisi mencoba cara lain: pendekatan yang lebih personal dan edukatif.
Bripda Ananda Rafi, salah satu anggota polantas yang bertugas, memilih cara unik. Alih-alih langsung menghukum, dia menggunakan pendekatan agama untuk menyentuh kesadaran para pelanggar. "Jangan lawan arah, putar, antum putar, astagfirullah," ujarnya saat menegur seorang pengendara, seperti terlihat dalam video di Instagram TMC Polda Metro Jaya, Sabtu lalu.
Tak cuma satu dua orang, rekaman itu memperlihatkan cukup banyak pengendara yang tak tertib. Meski begitu, Rafi dan rekan-rekannya memilih menegur dengan ramah.
"Tertibnya kita di duniawi adalah cerminan tertibnya kita di akhirat," katanya kepada seorang pelanggar, mencoba memberikan perspektif berbeda. "Allah tidak menyukai orang-orang yang melukai dirinya sendiri, dan (pelanggaran) ini termasuk melukai diri Anda sendiri."
Dengan nada persuasif seperti itu, harapannya pesan keselamatan bisa lebih meresap. Bukan sekadar soal aturan, tapi juga nilai moral dan tanggung jawab kita bersama di jalan raya.
Artikel Terkait
Raja Xerxes I Menghukum Lautan Usai Badai Hancurkan Jembatan Pasukannya
Pedagang Cilik Nekat Mudik Jalan Kaki dari Bandung ke Ciamis Demi Bertemu Ibu
Ali Larijani, Politikus Senior Iran, Tewas dalam Serangan Gabungan AS dan Israel
Menko Polhukam Lepas Pemudik Gratis, Sebagian Diangkut Kapal AL