Video itu tiba-tiba saja membanjiri linimasa. Memperlihatkan aksi pemalakan di sebuah warung di Desa Parigi Mekar, Ciseeng, Bogor. Dua orang pelaku terlihat jelas.
Kejadiannya sebenarnya sudah lewat, tepatnya Selasa (27/1) dini hari. Tapi rekamannya baru ramai dibicarakan Sabtu (31/1/2026) kemarin. Dalam tayangan, kedua pria itu mendatangi warung dan meminta rokok pada penjaganya.
Suasana langsung memanas. Perselisihan verbal pun terjadi. Salah satu dari mereka bahkan berusaha masuk paksa ke dalam warung. Akhirnya, karena terdesak, penjaga warung itu pun menyerahkan rokok yang mereka minta.
Menariknya, kedua pelaku ini mengaku sebagai “akamsi” singkatan dari ‘anak kampung sini’. Sebuah klaim yang langsung dipertanyakan. Pasalnya, ketika penjaga warung mengecek ke pihak RT setempat, ternyata tak ada yang mengenali wajah kedua pria itu.
Di sisi lain, polisi sudah bergerak. Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menelusuri kasus ini. Tim sudah turun ke lokasi untuk memeriksa langsung.
“Berdasarkan keterangan awal, peristiwa dalam video bermula saat seorang pria meminta rokok sebanyak lima bungkus di sebuah warung,” jelas Maman.
Menurutnya, awalnya penjaga warung menolak permintaan itu. Tapi penolakan itu malah memicu aksi yang lebih menyeramkan.
“Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, yang bersangkutan kemudian mengeluarkan senjata tajam jenis celurit,” ungkap Kapolsek.
Narasi singkat itu cukup menggambarkan ketegangan malam itu. Awalnya cuma soal sebungkus rokok, tapi eskalasinya berubah jadi ancaman bersenjata.
Artikel Terkait
Bogor Hornbills Bungkam Pelita Jaya 83-63, Samakan Kedudukan di Final IBL 2026
Menonton Drama China Bisa Jadi Sumber Cuan, Ini Daftar Aplikasi yang Terbukti Membayar
Iran dan AS Rampungkan Putaran Pertama Perundingan di Swiss, Bahas Pencabutan Sanksi Minyak dan Aset Beku
Presiden Prabowo Bahas Transformasi BUMN dan Sektor Ekonomi Baru Bersama Rosan Roeslani