Genangan air masih menyelimuti permukiman di Jalan Masjid Al-Makmuriyah, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Hingga siang tadi, ketinggiannya bahkan mencapai 1,7 meter di titik terdalam. Ngeri juga, ya.
Petugas BPBD DKI Jakarta, Gregorius, yang berada di lokasi membenarkan hal itu.
"Kalau titik terendahnya sekitar 60 cm. Tapi yang terdalam bisa sampai 170 cm," ujarnya kepada awak media, Jumat (30/1/2026).
Dari pantauan langsung, banjir terpusat di bagian jalan yang menurun. Beberapa petugas terlihat masih berjaga. Di beberapa rumah, air memang sudah mulai surut. Aktivitas bersih-bersih lumpur sisa banjir pun mulai dilakukan warga.
Memang, di ujung gang, kondisi tak separah itu. Air hanya menggenang sekitar 40 cm. Malah jadi ajang main bagi beberapa anak-anak. Namun begitu, jika diteruskan masuk lebih jauh ke dalam gang, situasinya berbeda. Banjir masih cukup tinggi, menyentuh lebih dari satu meter.
Bagi warga seperti Anna (55), banjir seperti ini sudah jadi langganan. Meski kerap diterjang, perempuan itu tak punya niat untuk pindah.
"Enggak, saya enggak mau pindah-pindah. Udah suka di situ, soalnya tetangga-tetangganya baik-baik gitu. Udah bertahun-tahun (di sini)," katanya.
Dia bercerita, tahun lalu banjir juga datang. Sampai-sampai, isi rumahnya ia kosongkan. Pengalaman pahit perabotan hanyut terbawa air membuatnya kapok.
"Iya, sering habis ludes, enggak sisa apa-apa. Kalau mau beli barang-barang ya saya yang beli. "Entar" kalau banjir lagi hanyut, banjir lagi hanyut. Rumah jadi kosong. Cuma bantal sama karpet doang. Sama piring paling satu, kompor satu, udah," jelas Anna dengan nada pasrah.
Kali ini, prioritasnya jelas: menyelamatkan nyawa. Harta benda? Itu urusan belakangan.
"Kalau banjir "kemarinan"? Enggak ada yang "diselamatin". Nyelamatin diri aja ya Bu ya. Pokoknya dirinya sendiri sama anak-anak udah pada keluar, udah," tuturnya menutup pembicaraan.
Lumpur mungkin akan hilang dibersihkan. Tapi rasa was-was setiap kali langit mendung, sepertinya akan tetap tinggal lebih lama.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi