Tanah Bergerak di Sukamakmur, 15 Rumah Rusak Diterjang Longsor

- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:55 WIB
Tanah Bergerak di Sukamakmur, 15 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor ternyata membawa dampak serius. Di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, tanah tak lagi diam. Ia bergerak pelan namun pasti, mengancam hunian warga yang berdiri di atasnya. Peristiwa yang dimulai Kamis (29/1) itu meninggalkan jejak kerusakan yang cukup parah.

Menurut M Adam Hamdani dari BPBD Kabupaten Bogor, akar masalahnya adalah cuaca ekstrem.

"Intensitas hujan di sini cukup deras, akhirnya memicu pergeseran tanah,"

ujarnya pada Jumat (30/1/2026).

Dampaknya langsung terasa. Tak kurang dari lima belas rumah warga mengalami kerusakan, dengan tingkat yang bervariasi. Mulai dari yang parah sampai yang ringan. Adam merincikan, tiga unit rusak berat, sementara sisanya, dua belas unit, mengalami kerusakan ringan.

Kabarnya, tanah masih terus bergerak. Situasinya dinamis dan belum stabil. Bahkan, ada sepuluh rumah lain yang kini ikut terancam. Artinya, jumlah korban dan data kerusakan masih mungkin bertambah.

"Kami khawatir ini akan berdampak pada rumah-rumah lainnya. Pemilik rumah yang terdampak sudah kami evakuasi ke lokasi yang lebih aman,"

tambah Adam.

Untungnya, laporan menyebut tak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, rasa aman tentu hilang. Sebanyak 51 jiwa dari 15 kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka. Untuk sementara, mereka mengungsi di rumah saudara atau tetangga yang lokasinya aman.

Namun begitu, langkah antisipasi telah diambil. Pihak kecamatan, kata Adam, sedang mempersiapkan tenda-tenda pengungsian untuk menampung warga yang terdampak. Mereka tak akan dibiarkan terlalu lama mengandalkan bantuan sanak saudara.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler