Asap tebal dan lidah api menghanguskan sebuah vila di kawasan Puncak, Bogor, tepatnya di Jalan Raya Cisarua. Kejadian naas ini, menurut keterangan resmi, berawal dari korsleting listrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan kronologinya. Insiden terjadi pada Kamis (1/1) lalu, saat vila tersebut sedang ditempati oleh sejumlah warga negara asing.
"Api berasal dari korsleting listrik pada NCB, lalu menjalar ke atap gudang penyimpanan dan ruang dapur. Karena satu atap, api merambat ke bagian penginapan," ujar Yudi, Jumat (2/1/2026).
Melihat kobaran api, karyawan vila dan warga sekitar langsung bergerak. Mereka berusaha memadamkannya secara gotong royong dengan peralatan seadanya. Sayangnya, upaya itu belum cukup. Api malah kian membesar.
Mereka pun akhirnya minta bantuan. Pemilik vila menghubungi nomor darurat 112, yang kemudian diteruskan ke petugas Damkar Sektor Ciawi.
"Setelah laporan masuk, personil kami segera berangkat dengan APD lengkap menuju lokasi," jelas Yudi.
Begitu tiba, tim langsung bekerja. Kabar baiknya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan.
"Luas bangunan yang terbakar diperkirakan sekitar 56 meter persegi. Situasi sudah aman, api berhasil dipadamkan," pungkasnya menegaskan.
Artikel Terkait
Ancol Sesuaikan Jam Operasional Selama Ramadan 2026
Surya Paloh: NasDem Masih Pertimbangkan Dukungan Dua Periode untuk Prabowo
KPK Periksa 12 Saksi Kasus Suap dan Gratifikasi di Pemkab Ponorogo
Menteri Luar Negeri Tegaskan Indonesia Belum Bayar Iuran ke Board of Peace