Penyidikan kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, seorang kepala cabang bank di Jakarta, akhirnya rampung. Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas 15 tersangka ke Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Mereka siap menjalani proses persidangan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan perkembangan terbaru ini. "Benar. Tahap 2 di Kejaksaan Jakarta Timur dengan 15 tersangka," ujarnya kepada awak media, Kamis lalu.
Kisah tragis ini berawal dari sebuah pusat perbelanjaan di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus 2025. Saat itu, Ilham sedang berbelanja. Ia kemudian diculik dan nasibnya berakhir mengenaskan. Mayat pria 37 tahun itu ditemukan sehari kemudian, teronggok di semak-semak daerah Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kondisinya memilukan: wajah, kaki, dan tangannya masih terikat kuat dengan lakban hitam.
Yang mengerikan, motif di balik kejahatan ini ternyata sangat sepele dan acak. Polisi mengungkapkan, para pelaku sama sekali tidak mengenal korban sebelumnya. Mereka memilih Ilham secara kebetulan, semata-mata karena menemukan kartu namanya.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya saat itu, Kombes Wira Satya Triputra, pernah menjelaskan hal ini. "Ini dipilih secara random karena kebetulan salah satu tersangka ini punya kartu namanya saja awalnya. Jadi tidak ada yang kenal dengan korban," katanya pada pertengahan September lalu.
Artikel Terkait
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Memicu Kembalinya Mimpi Buruk
Longsor Pangalengan Tewaskan Dua Anak Saat Makan Siang
Gencatan Senjata Retak, 32 Nyawa Melayang dalam Serangan di Gaza
Tebing Ambrol di Jasinga, Lalu Lintas Bogor Terganggu