Ia punya pesan khusus untuk personel yang akan purnatugas. Kemampuan mereka harus dioptimalkan dari sekarang.
"Personel yang akan memasuki purna tugas itu harus kita optimalkan kemampuannya agar nantinya setelah purna tugas punya jiwa entrepreneurship," katanya.
Di sisi lain, Kapolda juga menyentil soal kemampuan komunikasi yang dinilainya masih minim. Ia meminta di setiap jenjang pendidikan, personel diajak untuk berpikir mandiri dan berani berdebat ide secara sehat.
Hedonisme di Medsos Jadi Peringatan Keras
Tak lupa, ia mengingatkan pentingnya menjaga marwah institusi. Pengelolaan informasi pribadi harus bertanggung jawab. Terutama di media sosial, ia mewanti-wanti agar personel menghindari sikap hedonisme.
"Tidak ada tuh yang buat konten-konten hedonisme berangkat ke Singapura, ke mana. Konten edukasi sekarang dibantu oleh AI," tegasnya.
Menutup sambutannya, Herry berharap rakorbin ini tak berakhir sebagai diskusi belaka. Harus ada rumusan strategis yang bisa diimplementasikan dengan langkah nyata dan konsisten.
"Dengan SDM Polda Riau yang unggul, adaptif, dan kolaboratif, saya optimis kita mampu meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kamtibmas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri," pungkasnya.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka