Deras Tak Henti, Empat Kampung di Pandeglang Terendam Luapan Sungai Cilemer

- Rabu, 17 Desember 2025 | 17:10 WIB
Deras Tak Henti, Empat Kampung di Pandeglang Terendam Luapan Sungai Cilemer

Hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur Pandeglang akhirnya memicu bencana. Aliran Sungai Cilemer di Kecamatan Patia tak kuasa menahan desakan air, sehingga meluap dan merendam permukiman warga. Setidaknya, empat kampung terendam banjir akibat luapan sungai itu.

Sekretaris BPBD-PK Pandeglang, Nana Mulyana, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, pemicu utamanya adalah tingginya curah hujan yang mendongkrak debit air Sungai Cilemer secara signifikan.

"Akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan Sungai Cilemer ada peningkatan debit air," ujar Nana, Rabu (17/12/2025).

Lokasi yang paling parah terdampak berada di Desa Idaman. Kampung Karang Tengah, Sindangrahayu, Tongkol, dan Tajur terendam dengan ketinggian air yang bervariasi. Dampaknya cukup serius, melibatkan ratusan kepala keluarga.

"Yang terendam banjir 422 KK," katanya singkat.

Namun begitu, ada hal yang cukup mengejutkan. Meskipun air sudah menggenangi rumah mereka, sebagian besar warga memilih untuk bertahan. Mereka enggan meninggalkan tempat tinggalnya. Nana menyebut, sampai saat ini belum ada laporan warga yang mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Tidak ada yang mengungsi," tegas Nana.

Sayangnya, ancaman belum benar-benar berakhir. Nana memprediksi cuaca ekstrem ini masih akan terus berlanjut. Hujan lebat disertai angin kencang berpotensi melanda wilayah tersebut hingga awal tahun depan. Artinya, risiko banjir yang lebih luas masih sangat mungkin terjadi.

"Kalau hujan kaya kemarin, dan terus menerus bisa ada potensi (meluas)," ungkapnya dengan nada waspada.

Di tengah situasi yang belum pasti ini, petugas BPBD tetap berjaga di lapangan. Mereka terus memantau perkembangan kondisi dan keselamatan warga di kampung-kampung yang terdampak.

"Kita dengan tim masih monitoring ke kampung-kampung yang terdampak," pungkas Nana.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler