Untuk ketujuh kalinya berturut-turut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil mempertahankan gelar "informatif". Predikat ini diberikan oleh Komisi Informasi Pusat dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Sebuah pencapaian yang, tentu saja, bukan datang begitu saja.
Piagam penghargaan untuk kategori Badan Publik Informatif itu diterima langsung oleh Staf Khusus Menteri, Doni Ismanto, di Jakarta pada Senin (15/12). Doni, yang membidangi Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik, tampak bangga. Namun begitu, ia menegaskan bahwa ini adalah hasil kerja keras sebuah tim.
"Ini kerja keras tim dalam memberikan layanan informasi terbaik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sesuai arahan Pak Menteri Trenggono, akses informasi memang harus terbuka dan akuntabel. Dengan begitu, masyarakat bisa ikut mengetahui bahkan mengawal kebijakan dan program kerja KKP,"
Demikian penjelasan Doni dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, penghargaan ini melengkapi sejumlah prestasi KKP sepanjang 2025. Sebelumnya, mereka sudah menyabet award terbaik kedua untuk Kampanye Komunikasi Publik di Anugerah Media Humas. Tak hanya itu, Transparency Award 2025 untuk kategori Penyedia Informasi Publik Terbaik juga berhasil dibawa pulang.
Konsistensi KKP memang patut dicatat. Sejak pertama kali meraih predikat informatif di tahun 2019, nilai mereka terus melambung. Dari angka 90,4, kini perolehan nilai keterbukaan informasi publik mereka mencapai 97,13. Peningkatan yang cukup signifikan.
Lalu, bagaimana proses penilaiannya? Rupanya tidak sederhana. Komisi Informasi Pusat melalui tahapan yang cukup ketat. Mulai dari monitoring dan evaluasi layanan informasi yang berjalan, Self Assessment Questionaire (SAQ), hingga yang paling menantang: presentasi uji publik.
Pada tahap uji publik itulah, Tim Penilai yang terdiri dari Komisioner KI Pusat, akademisi, jurnalis, praktisi, hingga organisasi masyarakat menyoroti setiap detail. Mereka adalah orang-orang yang kompeten dan punya kepedulian tinggi soal keterbukaan informasi.
Di sisi lain, Doni menyadari bahwa mempertahankan prestasi adalah satu hal. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kebijakan dan program kerja KKP benar-benar dijalankan dengan baik untuk meningkatkan produktivitas sektor kelautan dan perikanan.
"Tentunya kami berusaha mempertahankan prestasi ini. Tapi, kami juga selalu terbuka dalam mengedukasi dan memberikan informasi ke masyarakat,"
Ungkapnya menutup pembicaraan. Sebuah komitmen yang, jika dijalankan, akan membawa manfaat lebih luas daripada sekadar piagam penghargaan di dinding.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi