Hujan yang tak henti-hentinya beberapa hari lalu membuat sejumlah wilayah di Tapanuli Tengah terendam. Di tengah situasi sulit itu, bantuan datang dari tempat yang mungkin tak terduga: Lapas Kelas 2A Sibolga. Mereka turun langsung ke Kecamatan Tukka, wilayah yang cukup parah terdampak banjir, untuk menyalurkan bantuan.
Ratusan porsi nasi goreng siap santap dibawa oleh petugas lapas. Menurut sejumlah saksi, makanan itu dimasak dan dikemas dengan baik di dalam lapas sebelum akhirnya dibawa ke lokasi bencana. Ini adalah bentuk kepedulian nyata mereka.
Namun begitu, bantuan tak cuma berhenti di situ. Logistik lain seperti mie instan, mie hun, sampai sayuran segar dan bumbu dapur juga ikut dibawa. Tentu saja, air minum dalam kemasan tak terlupakan. Semua barang itu disalurkan lewat dapur umum di posko pengungsian, langsung diberikan ke tangan warga yang membutuhkan.
“Kami berkomitmen untuk hadir di masa-masa sulit seperti ini,” begitu kira-kira semangat yang dibawa oleh Lapas Sibolga. Komitmen itu benar-benar diwujudkan.
Di sisi lain, persoalan air bersih masih jadi kendala utama di Tukka. Menyadari hal itu, selain air minum, rombongan dari Lapas 2A Sibolga juga mengangkut pasokan air bersih untuk keperluan sehari-hari warga. Terlihat warga mengantri dengan tertib, mengisi jerigen dan ember mereka masing-masing. Air itu akan dipakai untuk memasak, minum, dan menjaga kebersihan.
Kegiatan ini lebih dari sekadar penyaluran barang. Ini adalah wujud empati dan tanggung jawab sosial lembaga pemasyarakatan terhadap lingkungan sekitarnya. Nuansa gotong royong terasa kuat di posko itu.
Ke depan, Lapas Sibolga memastikan diri akan terus mendampingi. Bantuan untuk pemulihan pasca banjir akan tetap mengalir, selama kemampuan mereka ada. Sebuah langkah sederhana, tapi sangat berarti bagi warga yang sedang berjuang.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi