Lumpur masih menempel di lantai dan dinding Masjid Syuhada, tapi suasana di sekitarnya sudah jauh berbeda. Anggota Brimob Polri terlihat sibuk mengeruk sisa-sisa banjir di Aceh Tamiang. Mereka bekerja sama, gotong royong, untuk mengembalikan kesucian tempat ibadah itu.
Kehadiran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di lokasi semakin memacu semangat. Usai menyalurkan bantuan pokok untuk warga, Sigit turun langsung meninjau proses pembersihan. Ia tak sendiri. Beberapa pejabat tinggi Polri mendampingi, termasuk Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.
Kerja keras itu tak sia-sia. Menurut sejumlah saksi, pembersihan masjid akhirnya bisa diselesaikan. Kini, bangunannya sudah bersih kembali dan siap dipakai masyarakat untuk beribadah. Sebuah pencapaian yang cukup berarti pasca bencana menerjang.
Memang, kawasan Aceh Tamiang sempat terpuruk. Banjir bandang dan longsor memutus akses jalan dan listrik, mengisolasi wilayah itu untuk beberapa waktu.
Di sisi lain, perhatian terhadap korban bencana terus mengalir. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga telah datang meninjau lokasi. Dalam kunjungannya, Prabowo menyatakan bahwa suplai pangan untuk daerah yang sempat terisolasi, termasuk Tamiang, sekarang sudah terpenuhi.
Jadi, meski lumpur telah pergi, upaya pemulihan masih berlanjut. Tapi setidaknya, warga sudah bisa kembali mendengar azan dari Masjid Syuhada yang telah dibersihkan.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi