"Saya enggak mau ber-statement sebelum urusannya clear," tegasnya.
Ia memilih menunggu. "Kami menunggu sampai kemudian selesai hal yang berkaitan dengan persoalan hukumnya. Nanti pada saatnya akan saya sampaikan setelah ini clear."
Peristiwa ini sendiri berawal dari insiden pengeroyokan terhadap dua debt collector, atau yang akrab disebut 'mata elang'. Kericuhan pun tak terhindarkan. Massa yang emosi lalu membakar apa saja yang ada di sekitar lokasi, yang terletak di Jalan H Mahmud Raya, dekat Taman Makam Pahlawan Kalibata itu. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut.
Kini, semua pihak tampaknya hanya bisa menunggu. Menunggu proses hukum berjalan, sebelum langkah selanjutnya diambil.
Artikel Terkait
Kemarahan Demokrat Picu Shutdown Pemerintahan AS
Cilegon Terendam Lagi, Jalan Raya Anyer Lumpuh Total
Trump Beri Tenggat Rahasia, Iran Dihadapkan Pilihan: Meja Perundingan atau Armada AS
Muzani Tegaskan: Kekuatan NU adalah Pondasi Ketangguhan Indonesia