"Saya enggak mau ber-statement sebelum urusannya clear," tegasnya.
Ia memilih menunggu. "Kami menunggu sampai kemudian selesai hal yang berkaitan dengan persoalan hukumnya. Nanti pada saatnya akan saya sampaikan setelah ini clear."
Peristiwa ini sendiri berawal dari insiden pengeroyokan terhadap dua debt collector, atau yang akrab disebut 'mata elang'. Kericuhan pun tak terhindarkan. Massa yang emosi lalu membakar apa saja yang ada di sekitar lokasi, yang terletak di Jalan H Mahmud Raya, dekat Taman Makam Pahlawan Kalibata itu. Untungnya, tak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut.
Kini, semua pihak tampaknya hanya bisa menunggu. Menunggu proses hukum berjalan, sebelum langkah selanjutnya diambil.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka