Hari ini dan besok, Bupati Jember Gus Fawait memilih untuk tidak berkantor di pendopo kabupaten. Ia justru membawa aktivitas kerjanya ke Desa Tempurejo. Ini semua bagian dari program "Bunga Desaku", di mana bupati ngantor langsung di tengah warga.
Dan besok Minggu (14/12), ada acara seru yang menanti. Gus Fawait mengajak semua warga untuk bergabung dalam Jalan Sehat. Acaranya bakal digelar di Lapangan PTPN XII Kebun Glantangan, Tempurejo, mulai pukul 06.30 WIB.
Katanya, banyak doorprize menarik sudah disiapkan. Bayangkan, hadiahnya mulai dari voucher belanja, sepeda motor, sampai sepeda listrik dan sepeda gunung. Lumayan, kan?
Usai jalan sehat, suasana tak langsung sepi. Pesta Kampoeng 2025 akan menyambung di lokasi yang sama sekitar pukul 08.00 WIB. Panggung hiburan diisi oleh nama-nama seperti Wandra, Fira Cantika, dan Vizza KDI. Pasti ramai dan meriah.
Tapi tentu, agenda utamanya bukan cuma seru-seruan. Selama dua hari di Tempurejo ini, Gus Fawait berniat mendengar langsung keluh kesah warga. Ia ingin mengecek sendiri bagaimana kualitas pelayanan publik di daerah tersebut. Jika ada yang janggal, ia berjanji akan segera membenahinya.
"Kami ingin di acara Bunga Desaku untuk mendapat masukan masyarakat, kita jemput bola turun ke masyarakat, kita melayani mereka. Kami siap mendengar mereka untuk menyampaikan usulan, keluhan, dan akan saya cek apakah pelayanan ke warga ini sudah berjalan baik atau belum. Silakan masyarakat datang, dan jika ada yang tidak beres, maka bisa langsung diperbaiki,"
Begitu penegasan Gus Fawait.
Di sisi lain, jadwal beliau cukup padat. Rencananya, akan ada pertemuan dengan para pelaku UMKM dan pedagang kaki lima setempat. Ia juga akan meninjau program "Mlijo Cinta", sebuah bentuk perhatian khusus untuk para perempuan pedagang sayur keliling di Jember.
Tak ketinggalan, pertemuan dengan kader Posyandu, kelompok tani, dan pengajian termasuk guru ngaji juga masuk dalam agenda. Menurut informasi, akan ada pula apel siswa dan apel sholawat kebangsaan yang digelar untuk memeriahkan kunjungan kerja ini.
Intinya, dua hari ke depan di Tempurejo bakal penuh dengan kegiatan. Mulai dari yang bersifat seremonial dan hiburan, hingga duduk bersama membahas persoalan riil warga. Gus Fawait tampaknya ingin memastikan kunjungannya ini bukan sekadar pencitraan, tapi benar-benar memberi dampak.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi