Nah, pelaksana pekerjaannya sendiri diserahkan ke pihak ketiga. Tapi, jangan khawatir. Gantara menegaskan bahwa pihaknya bakal melakukan pengawasan penuh. Mereka ingin memastikan mutu pekerjaan benar-benar sesuai standar dan tidak asal-asalan.
Dampaknya, masyarakat pasti perlu bersabar dan mencari jalan lain. Gantara pun secara khusus mengimbau hal ini.
"Untuk itu kami imbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan," ungkapnya.
Di sisi lain, DPUPR berjanji akan mengupayakan segala cara agar proyek senilai miliaran rupiah ini bisa selesai tepat waktu. Harapannya sih, begitu tahun baru 2026 tiba, mobilitas di sekitar Rumpin dan Gunung Sindur sudah bisa kembali normal seperti sedia kala.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka