Api melalap sebuah gedung di kawasan Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang. Akibatnya, 17 orang dilaporkan meninggal dunia. Menurut keterangan polisi, asap tebal diduga menjadi penyebab utama korban jiwa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo, menjelaskan kondisi korban yang ditemukan.
"Secara umum tadi korban yang kami lihat adalah tidak dalam kondisi luka bakar, kemungkinan lemas," ujarnya di lokasi kejadian.
Namun begitu, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan tim dokter dari RS Polri. Susatyo menggambarkan suasana di dalam gedung saat kejadian. Asap yang begitu pekat memenuhi ruangan, membuat visibilitas nyaris nol. "Cukup pekat di atas," katanya singkat.
Kobaran api disebutnya semakin membesar dengan cepat. Asapnya bahkan menjalar hingga ke lantai enam gedung. Proses evakuasi dan pemadaman pun berlangsung alot.
"Akhirnya dari tadi hingga pukul 15.30 WIB tadi, sudah 17 korbannya," tutur Susatyo, menegaskan angka korban yang terus bertambah sepanjang siang itu.
Di sisi lain, proses pemadaman masih terus dilakukan bahkan setelah api utama dipadamkan. Petugas damkar masih menyisir setiap sudut lokasi, berjaga-jaga jika masih ada bara yang tersisa atau korban yang terlewat. Suasana di sekitar lokasi masih tampak hiruk-pikuk, dipenuhi rasa duka dan tanda tanya.
Artikel Terkait
Evakuasi Bus Gangguan Mesin di Gatot Subroto Selesai, Lalu Lintas Normal Kembali
Sahabat Kenang Dokter Icha: Rajin, Ramah, dan Dekat dengan Pasien
Jokowi Canangkan Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029, NasDem Santai
Kontrak Berjangka AS Menguat di Tengah Laporan Gencatan Senjata AS-Iran