Kabarnya, Bibit Siklon Tropis 93W di utara Indonesia sudah dinyatakan punah. Informasi ini datang langsung dari BMKG. Jadi, yang tersisa kini hanya satu: Bibit Siklon Tropis 91S, yang masih terpantau di perairan barat Bengkulu hingga Lampung.
Menurut keterangan resmi BMKG pada Senin malam (8/12/2025), bibit siklon 93W itu sudah tak lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan sejak pukul 19.00 WIB. "Sejak Senin, 8 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, bibit siklon tersebut telah punah dan tidak menunjukkan indikasi untuk berkembang menjadi siklon tropis," begitu bunyi pernyataan mereka.
Bibit yang sempat terpantau di Samudera Pasifik Utara sejak akhir November lalu itu akhirnya melemah dan dinyatakan tidak aktif. Penyebabnya? Dukungan dari parameter atmosfer berkurang drastis. Kecepatan anginnya, misalnya, sudah tidak signifikan lagi untuk mempertahankan sistem tersebut.
Lalu, bagaimana dengan yang satunya?
Bibit Siklon Tropis 91S kini jadi perhatian utama. Terpantau kecepatan angin maksimumnya sekitar 20 knot atau setara 37 km per jam, dengan tekanan udara minimum 1008 hPa. Sistem ini terbentuk di Samudra Hindia, tepatnya di barat daya Lampung, sejak hari Minggu (7/12).
Artikel Terkait
Kapolda Metro Jaya Tegaskan Penyelidikan Penyiraman KontraS Gunakan Metode Ilmiah
Ustadz Maulana Ungkap Alasan Bertahan Sebagai Duda 7 Tahun Lewat Puasa Idris
Trauma Kucing Mati di Titipan, Pemudik Pilih Bawa Hewan Peliharaan Langsung ke Kampung Halaman
Iran Tantang Trump Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Klaim Kendali Penuh Selat Hormuz