Nantinya, wilayah yang akan dibersihkan memang bakal diperluas oleh PUPR. Namun untuk sementara, upaya difokuskan dulu di persimpangan dekat IPB itu. Rhama menegaskan, pembongkaran tidak dilakukan serampangan.
"Pascapembongkaran kita tidak semua, hanya di perempatan ini saja ni dan sesuai dengan anggaran yang dimiliki PUPR," ungkapnya.
Soal nasib pedagang yang terdampak, rencananya akan ada pembahasan lebih lanjut. Mereka kemungkinan akan direlokasi. Tak cuma itu, masalah angkot yang kerap ngetem sembarangan juga jadi perhatian. Dishub bakal diajak kolaborasi.
Rhama menutup pembicaraan dengan menekankan pentingnya kerja sama. "Semua ini kan kolaborasi, mungkin dari Satpol PP, Camat, dan Dishub kaitan dengan angkotnya termasuk yang berjualan lagi bisa gabungan dari kecamatan dan lain-lain," pungkasnya.
Penertiban seperti ini, rupanya, akan jadi pemandangan rutin di hari-hari mendatang.
Artikel Terkait
Anak Terluka Diduga Akibat Peluru Nyasar, Latihan Militer Korsel Dihentikan Sementara
Lonjakan 247 Persen Pemudik Laut di Pelabuhan Tenau Kupang
Transjakarta Perpanjang Jam Operasi Bus Wisata Selama Libur Lebaran 2026
Kemenag Ingatkan Etika Berbuka Saat Mudik dan Anjurkan Manfaatkan Aplikasi Pusaka