Kabarnya, video yang mempertontonkan dugaan perselingkuhan dua pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini ramai beredar. Keduanya, yang sama-sama berstatus ASN, dikabarkan dipergoki sedang berada dalam satu rumah. Suasana dalam rekaman itu sendiri terasa mencekam.
Yang bikin pilu, yang merekam kejadian itu justru anak dari salah satu ASN tersebut. Suara muntah terdengar jelas di video sang anak tak kuat melihat ayahnya bersama perempuan lain, yang ternyata juga rekan kerjanya. Sungguh pemandangan yang menyayat hati.
Menurut narasi yang menyertai video, keluarga sudah melaporkan masalah ini ke Pemkab Bogor sejak Juli lalu. Masalahnya, ASN pria itu disebut-sebut masih terikat perkawinan sah. Belum cerai, tapi sudah berani bertindak seperti itu.
Di sisi lain, ada hal yang justru memantik kemarahan. ASN pria tersebut konon malah dapat kenaikan pangkat. Sang anak, lewat narasi video, berharap sebaliknya: ayahnya diberi sanksi tegas, bukan malah dipromosikan. Harapan yang wajar, bukan?
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pemanggilan sudah dilakukan.
"Kita sudah tahap pemanggilan yang bersangkutan," ujar Ajat.
Dia menambahkan, sanksi sedang disiapkan dan akan dijatuhkan dalam waktu dekat. Ajat meminta publik untuk bersabar menunggu proses berjalan.
"Dalam waktu dekat tentunya ada sanksi, tunggu ya prosesnya," pungkasnya singkat.
Kini, semua mata tertuju pada langkah konkret pemerintah daerah. Masyarakat menanti, apakah kasus ini akan berakhir dengan sanksi yang setimpal atau hanya angin lalu. Hanya waktu yang bisa menjawab.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi