Lahar Semeru Terjang Dusun Sumberlangsep, Ratusan Warga Mengungsi

- Minggu, 07 Desember 2025 | 15:40 WIB
Lahar Semeru Terjang Dusun Sumberlangsep, Ratusan Warga Mengungsi

Sabtu sore kemarin, Dusun Sumberlangsep di Lumajang diguyur hujan deras. Tapi yang turun bukan cuma air. Material vulkanik dari Gunung Semeru yang terbawa aliran sungai berubah menjadi banjir lahar, menerjang permukiman warga di desa itu.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, dampaknya langsung terasa. "Data awal sebanyak 13 rumah, satu masjid, dan satu warung di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro yang terdampak lahar Semeru," ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Belasan rumah warga, mulai dari milik Karmani, Poniman, hingga Jumali, terendam lumpur vulkanik. Tak cuma bangunan, tiga sepeda motor warga juga ikut terpendam. Semua korban ini adalah penghuni RW 06 di dusun tersebut.

Merespon kejadian ini, tim BPBD langsung bergerak. Isnugroho menjelaskan, bantuan kebutuhan pokok sudah didistribusikan untuk meringankan beban warga. "Hari ini kami juga mengirimkan bantuan untuk warga di Dusun Sumberlangsep yang terisolasi agar kebutuhan makanan dan lainnya terpenuhi," tambahnya.

Khawatir banjir lahar kembali datang, banyak warga yang memilih mengungsi. Mereka mencari tempat aman di perbukitan sekitar. Ada tiga titik pengungsian yang didirikan.

Di Pos pertama, tercatat 107 orang mengungsi, termasuk satu ibu hamil dan empat bayi. Pos kedua menampung lebih banyak, 173 orang, dengan dua di antaranya perempuan hamil. Sementara di lokasi ketiga, ada 115 pengungsi yang juga mencakup ibu hamil dan anak-anak.

Secara total, dusun yang dihuni 138 kepala keluarga atau 512 jiwa ini kini hidup dalam kecemasan. Harapan mereka cuma satu: pemerintah daerah bisa segera bertindak untuk mencegah terulangnya bencana serupa. Beberapa warga bahkan sudah mempersiapkan tenda darurat di bukit, antisipasi kalau-kalau lahar tiba-tiba datang lagi. Mereka ingin punya tempat aman untuk lari, kapan pun dibutuhkan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler