Regulasi untuk melindungi warga, sebenarnya, sudah ada. Persoalannya kini terletak pada konsistensi. “Yang harus ada adalah kehadiran negara yang konsisten untuk mewujudkan keadilan bagi setiap warga negara,” ujarnya.
Karena itu, ajakannya jelas. Rerie mengajak seluruh elemen, baik masyarakat maupun negara, untuk turun tangan sesuai kapasitas masing-masing. Tujuannya satu: bersama-sama menghapuskan kekerasan dari negeri ini.
Bayangkan saja. Lingkungan yang aman, bebas dari kekerasan, akan tercipta bila semua bergerak. Dan itu adalah hak setiap warga, tak terkecuali perempuan.
“Bila perempuan aman dan terlindungi,” pungkas Rerie, “akan menghadirkan perempuan kuat yang aktif membangun dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang tangguh di masa datang.”
Pesan terakhirnya itu sederhana, namun punya gaung yang dalam. Melindungi perempuan hari ini, pada dasarnya, adalah investasi untuk ketangguhan bangsa di masa depan.
Artikel Terkait
Israel Ancam Hentikan Operasi MSF di Gaza Soal Daftar Staf
Sambutan Hangat di Abu Dhabi, Megawati Ditanya: Lebih Sayang Anak atau Cucu?
Indonesia Kecam Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata yang Memicu Kembalinya Mimpi Buruk
Longsor Pangalengan Tewaskan Dua Anak Saat Makan Siang