Ribuan Sekop dan Cangkul Tiba di Agam, Bantuan Polda Riau untuk Percepat Pemulihan

- Sabtu, 06 Desember 2025 | 19:20 WIB
Ribuan Sekop dan Cangkul Tiba di Agam, Bantuan Polda Riau untuk Percepat Pemulihan

Sabtu sore itu, di halaman SMP Negeri 3 Palembayan, dua truk Fuso akhirnya tiba setelah perjalanan panjang dari Pekanbaru. Muatannya? Ribuan alat kerja sekop, cangkul, dan gerobak dorong yang langsung disiapkan untuk membantu warga Agam bangkit dari bencana.

Bantuan dari Polda Riau ini memang ditunggu. Di posko yang berpusat di sekolah itu, peralatan itu pun mulai didistribusikan untuk mempercepat pembersihan pasca-bencana.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika, yang memimpin langsung pendistribusian, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kombes Indra Duaman.

"Untuk bantuan peralatan berupa cangkul, angkong, dan sekop sebanyak 1.817 unit sudah kami drop di Posko Trauma Healing Polda Riau di SMPN 3 Palembayan,"

Jelas Jeki. Menurutnya, ini wujud kepedulian untuk korban di Sumatera Barat.

"Diharapkan dengan adanya bantuan ini akan mempercepat pemulihan korban bencana, khususnya di Kecamatan Palembayan, Agam,"

tambahnya.

Rinciannya ada 510 angkong, 653 cangkul, dan 654 sekop. Jumlah yang cukup signifikan untuk menggerakkan banyak tangan.

Di sisi lain, Kombes Indra Duaman, yang juga Kepala SPN Polda Riau, menerangkan bahwa peralatan ini akan segera digunakan. Fokusnya adalah membersihkan sisa-sisa material bencana lumpur dan kayu yang masih menyumbat akses.

"Rencana kita akan lakukan pembersihan di titik 1, 2, dan 3 yang terparah di Nagari Salareh Aia,"

kata Indra.

Pembersihan skala besar rencananya digelar mulai Minggu besok. Polda Riau akan berkoordinasi dengan Polda Sumbar. Personel Brimob dan Samapta pun akan dikerahkan penuh ke titik-titik terdampak. Tujuannya satu: membuka jalan, memulihkan akses, dan mengembalikan kehidupan sedikit demi sedikit ke normal.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler