Isu bantuan beras berbayar di Aceh Tengah akhirnya dijawab tegas oleh BNPB. Intinya sederhana: bantuan pemerintah tidak boleh dipungut biaya sepeser pun. Kabar yang beredar menyebut warga harus menebus beras bantuan sebesar Rp 65 ribu langsung dibantah pihak berwenang.
Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, hal itu tidak mungkin terjadi. "Yang namanya bantuan pemerintah tak perlu dibayar masyarakat," tegasnya dalam jumpa pers, Kamis (4/12/2025).
"Sekali lagi, tak ada bantuan pemerintah yang harus dibayar masyarakat."
Dia menyatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan aparat di lapangan. TNI dan Polisi akan dilibatkan untuk menindaklanjuti laporan yang beredar itu.
"Kalau misalkan di Aceh Tengah, kami akan koordinasi dengan Kodim dan Polres setempat. Nanti tindak lanjutnya akan kami sampaikan," jelas Abdul Muhari.
Tak cuma menanggapi isu tersebut, Muhari juga memberi gambaran kondisi terkini akses logistik di Aceh. Untuk wilayah Aceh Tamiang, jalur darat sudah sangat lancar. Namun, situasi di Aceh Tengah dan Bener Meriah masih sulit. Akses darat menuju kedua wilayah itu belum sepenuhnya terbuka.
"Ada jalan darat yang bisa tembus dari Banda Aceh hingga Gayo Lues," ujarnya. "Tapi yang masih sulit ya di Aceh Tengah dan Bener Meriah tadi."
Sementara upaya membuka jalur darat terus dilakukan, penyaluran logistik untuk saat ini masih mengandalkan jalur udara. Itu solusi sementara agar bantuan tetap sampai ke tangan warga yang terdampak.
Pernyataan BNPB ini sekaligus mengingatkan semua pihak. Bantuan sosial dari negara sifatnya gratis, titik. Masyarakat yang dimintai biaya sebaiknya melapor. Jangan sampai ada yang memanfaatkan kesulitan orang lain di tengah musibah.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi